Mediapriangan.com - Pada bulan November 2024, Timnas Indonesia akan menghadapi dua lawan berat, yaitu Jepang dan Arab Saudi, dalam lanjutan kualifikasi Piala Dunia 2026.
Jepang dan Arab Saudi akan bertandang ke Jakarta, memberikan peluang besar bagi Timnas Indonesia yang berjuluk Tim Garuda untuk meraih poin di hadapan ribuan penggemar.
Shin Tae-yong, pelatih yang berasal dari Korea Selatan, telah meminta dukungan kepada CEO KMK Global Sports, Song Chang-geun, untuk memperkuat semangat Timnas Indonesia.
Respons dari Song dan rekan-rekannya pun luar biasa, dengan pemesanan sekitar 1.500 tiket di Stadion Utama Gelora Bung Karno (GBK) untuk menyemarakkan dukungan.
"Tiket ini akan kami bagikan kepada warga Korea di Indonesia, pelajar, serta pekerja dari perusahaan Korea di sini. Kami berencana membentuk tim suporter gabungan untuk mendukung Indonesia," ujar Song Chang-geun dalam wawancara dengan Yonhap, Minggu, 27 Oktober 2024.
Kehadiran Shin Tae-yong sebagai pelatih dinilai turut mempengaruhi antusiasme masyarakat Korea Selatan terhadap sepak bola Indonesia.
"Kecintaan masyarakat lokal terhadap sepak bola Indonesia semakin kuat sejak pelatih Shin mengemban tugas ini. Kami ingin mendukung penuh pertandingan melawan Jepang nanti," tambah Song.
Dukungan dengan Semangat Dendam Sejarah?
Mendekati pertandingan ini, warganet ramai membahas adanya “dendam sejarah” sebagai latar belakang dukungan dari warga Korea.
Banyak yang percaya bahwa dukungan untuk Timnas Indonesia dalam pertandingan melawan Jepang dipengaruhi oleh ingatan pahit tentang masa penjajahan Jepang di Korea.