5 Alasan Bahrain Menolak Bertanding di Indonesia, Ancaman Pembunuhan hingga Permintaan Balas Budi dari Suporter Garuda

photo author
Budi Raspati, Media Priangan
- Selasa, 22 Oktober 2024 | 11:13 WIB
Tangkapan layar pernyataan Federasi Sepak Bola Bahrain (BFA) kepada Asosiasi Sepak Bola Indonesia (PSSI) terkait tudingan fans Indonesia.  (Instagram.com/@bahrainfa)
Tangkapan layar pernyataan Federasi Sepak Bola Bahrain (BFA) kepada Asosiasi Sepak Bola Indonesia (PSSI) terkait tudingan fans Indonesia. (Instagram.com/@bahrainfa)

 

Mediapriangan.com - Federasi Sepak Bola Bahrain (BFA) mengeluarkan pernyataan resmi yang menyayangkan perilaku beberapa fans sepak bola Indonesia dalam unggahan Instagram@bahrainfa, pada Kamis, 17 Oktober 2024.

Kekecewaan ini muncul setelah pertandingan kualifikasi Piala Dunia 2026 antara Bahrain dan Indonesia. Dalam pernyataannya, BFA meminta AFC dan DIDA untuk memindahkan lokasi pertandingan melawan Indonesia pada 25 Maret 2025

"Pernyataan ini merujuk pada tindakan tidak pantas yang dilakukan oleh suporter Indonesia terhadap Asosiasi Sepak Bola Bahrain," tulis mereka, menyusul insiden setelah laga tandang Timnas Indonesia ke Bahrain pada 10 Oktober 2024.

Baca Juga: Jadwal Pertandingan Timnas Indonesia vs Bahrain di Kualifikasi Piala Dunia 2026, Cek Live di RCTI dan Visionplus

Kecaman terhadap Tindakan Fans Indonesia

Dalam pernyataannya, BFA mencatat bahwa mereka telah mengamati perilaku suporter Indonesia yang dianggap menyerang dan mencemarkan nama baik para ofisial dan website resmi BFA.

Mereka mengklaim bahwa akun media sosial dan website mereka telah menjadi sasaran penghinaan, ancaman, dan peretasan, yang semuanya dianggap sebagai tindakan tidak dapat diterima.

"Komunikasi resmi dan media sosial kami mengalami serangan berupa hinaan dan fitnah yang jauh dari etika olahraga," jelas BFA, menekankan bahwa tindakan tersebut tidak hanya merugikan mereka tetapi juga merusak citra olahraga secara keseluruhan.

Baca Juga: Peluang Garuda Muda di Kualifikasi Piala Asia U-17, Daftar Pemain Nova Arianto dan Tantangan Berat Menghadapi Australia

Keputusan Tidak Bertanding di GBK

Akibat dari perilaku tersebut, BFA mengumumkan ketidakberdayaan mereka untuk bertanding di GBK. Mereka mengutamakan keselamatan tim dan ofisial mereka sebagai prioritas utama.

"Kami sedang berkoordinasi dengan FIFA dan AFC untuk membahas situasi ini," tegas mereka.

BFA menambahkan bahwa ancaman yang diterima, termasuk ancaman pembunuhan kepada ofisial tim, menimbulkan kekhawatiran besar mengenai keselamatan tim mereka selama berada di Jakarta.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Budi Raspati

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X