Coach Justin juga menyoroti bahwa pelatih Timnas Spanyol, De la Fuente, yang sukses di EURO 2024, juga memulai karier dari tim B. Hal ini menunjukkan pengalaman bukan satu-satunya penentu keberhasilan.
Namun, Justin menyoroti bahwa STY yang berpengalaman pun belum tentu bisa menguasai ruang ganti. Hal ini dianggap sebagai salah satu alasan PSSI menggantinya.
Coach Justin: Penguasaan Ruang Ganti adalah Kunci
Menurut Justin, salah satu tantangan besar bagi pelatih adalah penguasaan ruang ganti. STY dinilai gagal dalam aspek ini, khususnya dengan pemain Diaspora.
"Contoh Erik Ten Hag di MU dan Graham Potter di Chelsea, mereka gagal kuasai ruang ganti. Kluivert harus bisa mengatasi ini," tegasnya.
Justin berharap Kluivert dapat memotivasi pemain untuk tampil maksimal demi lolos ke Piala Dunia 2026.
Erick Thohir Ambil Risiko Besar
Coach Justin mengapresiasi keberanian Erick Thohir dalam mengambil keputusan sulit ini. Ia mengajak masyarakat mendukung kebijakan PSSI demi kemajuan Timnas Indonesia.
"Jadi mari kita dukung PSSI, Erick Thohir, dan Patrick Kluivert demi kepentingan bersama, karena ini tidak bisa diputar balik lagi," tutupnya. ***