olahraga

4 Pelajaran Penting dari Perjalanan STY di Timnas Indonesia yang Bisa Jadi Panduan Kluivert Hadapi Tekanan Warganet!

Senin, 13 Januari 2025 | 10:58 WIB
Potret pelatih baru Timnas Indonesia, Patrick Kluivert. (Instagram.com/@timnasindonesia)

 

 

Mediapriangan.com - Dalam jumpa pers perdananya di Jakarta pada Minggu, 12 Januari 2025, pelatih asal Belanda ini menegaskan bahwa ia menyukai tantangan, meskipun tugas ini bukanlah hal mudah.

Tekanan besar menyelimuti Kluivert setelah PSSI secara mengejutkan memutuskan kerja sama dengan Shin Tae-yong (STY) pada Senin, 6 Januari 2025.

Langkah tersebut menuai reaksi luas dari warganet, terutama para pendukung Timnas Indonesia yang menginginkan keberlanjutan strategi STY.

Di bawah arahan Kluivert, Marselino Ferdinan dan kawan-kawan tetap menjaga asa untuk lolos ke Piala Dunia 2026.

Baca Juga: Patrick Kluivert Tegaskan Pemain Lokal Jadi Jantung Timnas Indonesia, Fokus pada Regenerasi untuk Tembus Dominasi Asia

Saat ini, Timnas Indonesia berada di peringkat ketiga klasemen sementara Kualifikasi Round 3 Piala Dunia 2026 dengan raihan enam poin, menjaga peluang untuk menembus panggung sepak bola dunia.

Jika mampu menyabet hasil positif dalam 4 laga terakhir, Garuda mempunyai peluang besar untuk lolos langsung ke Piala Dunia 2026.

Terkait hal tersebut, Kluivert menuturkan tekanan dari publik Tanah Air membuatnya percaya diri hingga akan menularkan semangat itu kepada para punggawa Garuda.

"Saya adalah orang yang suka tekanan dan dengan tekanan saya bisa tampil cukup baik," tutur Kluivert.

Baca Juga: Patrick Kluivert Resmi Diperkenalkan PSSI, Siap Lanjutkan Tren Positif STY dan Rancang Program untuk Timnas Indonesia

"Yang terpenting adalah untuk menularkannya pada para pemain dan ini merupakan saat yang menarik untuk datang," tambahnya.

Di sisi lain, Kluivert pun mengaku dirinya telah mengetahui berbagai pendapat warganet yang ingin Timnas Indonesia menuju Piala Dunia 2026.

Halaman:

Tags

Terkini