Mediapriangan.com - Setelah menciptakan drama luar biasa di final Liga Voli Korea 2024–2025, kabar mengejutkan datang dari duo asing andalan Red Sparks, Megawati Hangestri Pertiwi dan Vanja Bukilic.
Megawati Hangestri Pertiwi dan Vanja Bukilic resmi tak akan melanjutkan kiprah mereka bersama Red Sparks di Liga Voli Korea musim depan.
Menurut keterangan dari pihak klub pada 9 April, sehari setelah kekalahan dramatis Red Sparks atas Pink Spiders di game kelima final, negosiasi kontrak dengan Megawati Hangestri Pertiwi dan Vanja Bukilic resmi berakhir tanpa kesepakatan.
Keduanya memegang peran kunci dalam membentuk perjalanan heroik Red Sparks musim ini.
Mega, panggilan akrab Megawati Hangestri Pertiwi yang telah dua musim memperkuat tim, menolak perpanjangan kontrak demi kembali ke Indonesia untuk mendampingi ibunya yang sedang sakit parah.
Sementara Vanja Bukilic memilih untuk mengejar mimpi bermain di panggung Eropa, mempertimbangkan karier jangka panjang di usia mudanya yang baru menginjak pertengahan 20-an.
Musim ini, Megawati tampil luar biasa, mencetak rekor sebagai top 3 pencetak poin tertinggi dan peringkat pertama dalam efektivitas serangan reguler.
Di playoff, ia tampil bagaikan mesin poin, 40 angka di Game 3, 38 di Game 4, dan 38 lagi di penentuan Game 5, membuat pertahanan Pink Spiders nyaris tak berkutik.
Meski akhirnya gagal membawa Red Sparks meraih gelar juara setelah kalah 2–3 di final, kontribusi Mega tak tergantikan.
Pelatih dan fans pun mengakui bahwa perjuangan hingga partai puncak takkan terjadi tanpa “Ratu Serangan” dari Indonesia ini.