olahraga

Bis Persik Kediri Dilempari Batu Seusai Laga Kontra Arema, Pihak Arema FC Akui Tak Mampu Kendalikan Oknum Suporter

Selasa, 13 Mei 2025 | 09:25 WIB
Arema FC menyebut oknum suporter yang melakukan pelemparan bis Persik Kediri ada di luar kendali. (Instagram/aremaofficial)

Mediapriangan.com - Insiden tak mengenakkan terjadi setelah pertandingan Liga 1 antara Persik Kediri yang bertandang ke markas Arema FC di Stadion Kanjuruhan, Malang, Minggu 11 Mei 2025.

Di laga tersebut, Persik Kediri yang bertanding sebagai tim tamu justru mempermalukan Arema FC di markasnya sendiri dengan skor 1-0.

Selepas pertandingan, bus Persik Kediri yang hendak kembali ke tempat tujuan mereka mendapat perlakuan tak mengenakkan dari para oknum suporter.

Baca Juga: Bus Persik Dilempari Oknum Suporter Arema FC, PT LIB Turun Tangan dan Komdis PSSI Siap Jatuhkan Sanksi Tegas

Dalam perjalanan, bus Persik Kediri dilempari batu hingga menyebabkan bus mengalami kerusakan.

Menyikapi hal tersebut, Arema FC memberikan pernyataan terkait insiden yang terjadi.

Ketua LOC (Local Organizing Committee) sekaligus Panpel Arema FC, Erwin Hardiyono, bersama Security Officer Arema FC, Bram Hady Sulthon, menyampaikan keprihatinan mendalam dan permohonan maaf sebesar-besarnya atas insiden tersebut.

Baca Juga: Tragis! Kapal Wisata Tenggelam di Pulau Tikus Bengkulu, 7 Tewas di Laut: Ini Daftar Korban dan Kronologi Lengkapnya

"Kami sangat menyesalkan dan meminta maaf sebesar-besarnya kepada tim Persik Kediri atas kejadian yang tidak terpuji ini," kata Erwin Hardiyono.

Bram Hady Sulthon juga menambahkan bahwa pihak panpel dan Presidium Aremania Utas sebenarnya telah melakukan antisipasi.

Namun, oknum suporter yang tidak bertanggung jawab tersebut melakukan tindakan pelemparan di jalanan.

Baca Juga: 8 Narapidana di Lapas Semarang Dapat Remisi Khusus Waisak, Mayoritas Tersandung Kasus Narkoba

"Kami sudah berupaya semaksimal mungkin untuk mencegah hal ini terjadi dengan melakukan pengawalan,” ujar Bram.

“Namun, ada oknum yang melakukan tindakan tidak bertanggung jawab di luar kendali kami," kata Bram.***

Tags

Terkini