Mediapriangan.com - PSSI secara resmi mengumumkan bergabungnya Simon Tahamata sebagai head of scouting atau kepala pemandu bakat untuk skuad Garuda.
Pengangkatan Simon Tahamata datang di tengah perjuangan Timnas Indonesia yang tengah bersaing dalam Kualifikasi Piala Dunia 2026.
Simon Tahamata didatangkan untuk memperkuat sistem pencarian talenta, baik di dalam negeri maupun di luar negeri, khususnya dari kalangan diaspora.
Ketua Umum PSSI, Erick Thohir, menyebut kehadiran Simon adalah bagian dari strategi jangka panjang untuk membangun kekuatan sepak bola nasional berbasis pengembangan bakat sejak usia muda.
“Pengalaman Simon Tahamata dalam melatih dan mengembangkan pemain muda akan sangat membantu kami membentuk tim nasional yang tangguh,” ujar Erick dalam pernyataan resmi PSSI, dikutip Sabtu, 24 Mei 2025.
Berikut tiga fakta menarik mengenai Simon Tahamata yang kini menjadi bagian dari keluarga besar sepak bola Indonesia.
1. Berdarah Maluku dan Besar di Belanda
Simon lahir di Vught, Belanda, pada 26 Mei 1956, dari pasangan Lambert Tahamata dan Octovina Leatemia, yang berasal dari Maluku.
Ayahnya diketahui pernah menjadi tentara di Koninklijk Nederlandsch-Indisch Leger (KNIL), atau tentara Hindia Belanda.
Simon kecil tumbuh di lingkungan komunitas Maluku di kota Tiel, Belanda. Ia pernah bercerita bahwa masa kecilnya penuh kenangan di antara puluhan keluarga Maluku yang tinggal bersamanya di satu lingkungan.