Kondisi ini membuat opsi Bank Jatim di posisi opposite cukup terbatas. Satu pelapis, Ajeng Viona Adelea, dipastikan absen karena sakit, sehingga menyisakan Vara Arianti sebagai andalan utama.
Asisten pelatih Bank Jatim, Labib, mengakui hal ini cukup memengaruhi kekuatan tim.
“Absennya Ajeng di Livoli tahun ini juga memengaruhi daya gedor. Vara memang bagus, tapi masih belum bisa mengimbangi,” ujarnya.
Meski demikian, Labib tetap optimistis Bank Jatim mampu menembus final four berkat tambahan tenaga baru seperti middle blocker Rika Dwi Latri dan pengalaman berharga dari libero Retno Indah Guretno yang baru pulang dari Kejuaraan U21.
Lebih jauh, Labib menilai peta kekuatan musim ini tidak jauh berbeda dengan sebelumnya.
“Komposisi tim pesaing masih sama. Kharisma tetap solid, Rajawali juga. TNI AL mungkin sedikit berkurang karena kondisi Leli (Nurlaili Kusumah) tidak baik,” jelasnya.
Dengan kombinasi Megawati Hangestri yang segera bergabung serta materi pemain yang lebih matang, Bank Jatim berharap bisa bersaing lebih jauh di Livoli Divisi Utama 2025.***