olahraga

Raja Sapta Oktohari Terbang ke Swiss, Bahas Sanksi IOC atas Penolakan Visa Atlet Israel terhadap Indonesia

Selasa, 28 Oktober 2025 | 11:31 WIB
Ketum KOI Raja Sapta Oktohari akan bertemu langsung dengan Komite Olimpiade Internasional menyusul sanksi yang diberikan ke Indonesia. (Instagram/rajasaptaokto)

Keputusan ini memicu perhatian dunia internasional dan mengundang reaksi keras dari IOC serta sejumlah organisasi olahraga global.

Sebagai respons, Komite Eksekutif IOC pada 23 Oktober 2025 memutuskan menghentikan seluruh bentuk komunikasi dengan KOI terkait penyelenggaraan Olimpiade dan kegiatan olahraga internasional lainnya.

Baca Juga: Pengakuan Inggris terhadap Palestina Picu Ketegangan Israel, Tapi Jadi Secerca Harapan Menuju Perdamaian

IOC Tegaskan Prinsip Olimpiade Harus Dihormati

Dalam pernyataannya, IOC menilai keputusan pemerintah Indonesia melanggar prinsip dasar Olimpiade yang menolak segala bentuk diskriminasi terhadap atlet berdasarkan kebangsaan atau politik.

“Tindakan seperti ini merampas hak atlet untuk berkompetisi secara damai dan menghalangi Gerakan Olimpiade untuk menunjukkan kekuatan olahraga,” tulis Komite Eksekutif IOC.

IOC menegaskan, semangat Olimpiade harus dijaga agar olahraga tetap menjadi jembatan perdamaian, bukan korban dari ketegangan politik antarnegara.

Baca Juga: Peluang Israel Lolos Piala Dunia 2026 Disorot, Spanyol Ancam Boikot dan Desak FIFA Usir Tim Berlogo Bintang Daud

Indonesia Cari Jalan Tengah

Menanggapi situasi tersebut, Raja Sapta Oktohari menilai langkah diplomasi langsung ke Swiss sebagai upaya mencari jalan tengah yang adil bagi semua pihak. Ia berharap, pertemuan dengan IOC dapat menghasilkan solusi terbaik tanpa mengorbankan prinsip bangsa maupun semangat universal olahraga.

Agenda yang semula bersifat rutin kini menjadi titik penting bagi masa depan hubungan Indonesia dengan IOC, terutama menjelang berbagai agenda olahraga dunia.

Dengan komunikasi terbuka dan pendekatan diplomatik, Indonesia berharap mampu menjelaskan posisi politiknya sekaligus memastikan para atlet Israel tetap terlindungi oleh semangat perdamaian yang dijunjung tinggi oleh Olimpiade.***

 

Halaman:

Tags

Terkini