Kursi Kosong Pelatih Timnas Indonesia, Jeje dan Andre Rosiade Ungkap Beda Gaya Patrick Kluivert vs Shin Tae-yong

photo author
Budi Raspati, Media Priangan
- Senin, 27 Oktober 2025 | 08:49 WIB
Kursi kosong pelatih Timnas Indonesia memunculkan perdebatan tentang perbedaan gaya Patrick Kluivert dan Shin Tae-yong.   (IG: patrickkluivert9)
Kursi kosong pelatih Timnas Indonesia memunculkan perdebatan tentang perbedaan gaya Patrick Kluivert dan Shin Tae-yong. (IG: patrickkluivert9)

Mediapriangan.com - Kekosongan kursi pelatih Timnas Indonesia kembali menjadi topik panas di dunia sepak bola nasional. Setelah perpisahan Patrick Kluivert dengan PSSI usai kegagalan di Round 4 Kualifikasi Piala Dunia 2026, publik mulai membandingkan dua era berbeda: masa kepemimpinan Kluivert dan Shin Tae-yong (STY).

Dalam konferensi pers di Jakarta, Kamis, 23 Oktober 2025, Ketua Umum PSSI Erick Thohir menegaskan pihaknya tidak berencana mengulang masa lalu.

“Shin Tae-yong dan Patrick Kluivert itu masa lalu, sebaiknya kita fokus ke depan,” kata Erick.

Pernyataan itu sekaligus menutup peluang kembalinya Shin Tae-yong ke kursi kosong pelatih Timnas Indonesia.

Baca Juga: Kursi Pelatih Timnas Indonesia Masih Kosong, Publik Nostalgia Era STY Usai Patrick Kluivert Resmi Mundur

Namun, diskusi di kalangan pengamat justru semakin ramai, terutama setelah dua figur publik sepak bola nasional, Jeong Seok Seo atau Jeje, dan anggota DPR Andre Rosiade, ikut menyoroti perbedaan gaya kepelatihan dua pelatih tersebut.

Beda Taktik Patrick Kluivert vs Shin Tae-yong

Jeje, mantan asisten pelatih di era STY, menilai bahwa perubahan sistem permainan dari tiga bek menjadi empat bek di bawah Kluivert berdampak besar pada stabilitas tim.

“Perubahan formasi dari tiga bek ke empat bek itu berpengaruh sekali. Pemain kita cenderung bertahan daripada menyerang. Kalau ingin mengoptimalkan potensi mereka, sebaiknya pola bertahan dipertahankan,” ujar Jeje.

Baca Juga: Tangis dan Nostalgia Kembali Menggema, Setelah PSSI Pastikan Shin Tae-yong Tak Akan Kembali ke Timnas Indonesia

Menurutnya, penerapan empat bek oleh Patrick Kluivert di beberapa laga uji coba seperti melawan Lebanon dan Arab Saudi menunjukkan tim belum siap secara taktis. “Hal-hal seperti ini jangan sampai terulang,” lanjutnya.

Pandangan Jeje memperkuat persepsi publik bahwa perbedaan pendekatan taktik antara Kluivert dan Shin Tae-yong menjadi salah satu penyebab turunnya performa Garuda di Kualifikasi Piala Dunia 2026.

Kritik Andre Rosiade Soal Latihan Taktik

Sementara itu, Andre Rosiade juga menyoroti minimnya latihan taktikal di era Kluivert. Ia bahkan menyebut menerima laporan dari pihak internal tim yang menguatkan dugaan tersebut.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Budi Raspati

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X