Persaingan ketat diprediksi terjadi mengingat kekuatan merata di antara tim-tim seperti Thailand, Vietnam, Indonesia, dan Filipina.
Kehadiran Megawati Hangestri menjadi perhatian utama Vietnam. Negara tersebut bahkan mempercepat proses pengisian posisi middle blocker setelah Nguyen Thi Trinh memilih mundur dari timnas akibat masalah kesehatan dan cedera yang berkepanjangan.
Vietnam kemudian mempromosikan Le Nhu Anh, rival satu generasi Junaidi Santi, yang sebelumnya tampil impresif bersama VTV Binh Dien Long An dan turut membawa Vietnam lolos ke Kejuaraan Dunia U-21 2025.
Le Nhu Anh kini diproyeksikan menjadi tembok kuat bagi para spiker lawan, termasuk Megawati.
Langkah ini menunjukkan bahwa Vietnam menaruh perhatian serius pada kekuatan Timnas Voli Indonesia yang kini dipimpin oleh Megawati Hangestri Pertiwi di SEA Games 2025.
Skuad Merah Putih sendiri memadukan pemain senior dan junior, termasuk kehadiran Pascalija Mahuze serta Chesta Berliana Nurtomo.
Selain itu, Megawati yang pernah memperkuat Red Sparks di Korea Selatan dan baru saja mengakhiri kontrak dengan Manisa BBSK di Turki, diharapkan memberi warna baru pada performa tim.
Pertarungan besar di Grup B antara Indonesia dan Vietnam akan tersaji pada Jumat, 12 Desember 2025.
Pertandingan ini diprediksi menjadi penentu langkah menuju semifinal SEA Games 2025, sekaligus ajang pembuktian kekuatan Megawati Hangestri bersama Timnas Voli Indonesia.***