Pada final tahun lalu, skuad yang diperkuat Junaida Santi dan rekan-rekannya tampil dominan dengan menaklukkan Jakarta Popsivo Polwan 3-0 (26-24, 25-22, 25-16).
Sejak bergabung di Proliga pada 2012, tim ini telah tujuh kali mencapai partai puncak.
Untuk menghadapi musim baru, Jakarta Pertamina Enduro juga difavoritkan sebagai kandidat kuat juara.
Mereka dihuni nama-nama tenar seperti Tisya Amallya, Asih Titi Pangestuti, dan Nurlaili Kusuma, deretan pemain yang juga menjadi pilar Timnas Voli Putri Indonesia.
Baca Juga: Red Sparks Terpuruk, Dampak Kepergian Megawati Hangestri Mengemuka di Liga Voli Korea Musim 2025
Kehadiran Megawati Hangestri Pertiwi pun diyakini akan semakin melengkapi skuad bertabur bintang tersebut.
Tidak hanya itu, kabar mengenai datangnya pemain asing kembali menguat. Dua nama besar disebut sudah merapat, yakni Yana Shcherban dan Kara Bajema.
Yana Shcherban merupakan sosok yang sebelumnya memiliki kontribusi penting ketika JPE meraih gelar, sementara Bajema pernah menjadi tandem Megawati saat sama-sama membela Jakarta BIN.
Bila seluruh bocoran ini terkonfirmasi, maka Proliga 2026 akan menghadirkan salah satu kombinasi tim terkuat dalam beberapa tahun terakhir.
Kehadiran Megawati Hangestri bersama pemain asing Proliga dan bintang lokal membuat Jakarta Pertamina Enduro diprediksi menjadi ancaman serius bagi seluruh pesaing.
Megawati sendiri dijadwalkan tampil di Proliga 2026 setelah menyelesaikan tugas negara bersama Timnas Voli Putri Indonesia pada SEA Games 2025.***