Meski masih berpeluang bertahan lewat jalur draft kuota Asia Liga Voli Korea, Megawati memilih menyudahi kiprahnya demi fokus keluarga, khususnya mendampingi ibunya yang sakit.
Setelah meninggalkan Red Sparks, Megawati Hangestri sempat bergabung dengan klub Turki, Manisa BBSK.
Namun, kontrak tersebut berakhir pada Oktober 2025 karena ia memprioritaskan persiapan bersama tim nasional voli putri Indonesia menuju SEA Games 2025 Thailand.
Keputusan itu berbuah manis setelah Megawati cs sukses merebut medali perunggu untuk empat edisi beruntun.
Sementara Megawati Hangestri melanjutkan kariernya dan kini bersiap tampil bersama Jakarta Pertamina Enduro di Proliga 2026, Red Sparks masih berjuang bangkit di Liga Voli Korea.
Cedera kapten Yeom Hye-seon pasca operasi lutut serta kegagalan pemain asing Asia Wipawee Srithong memperparah situasi tim.
Kini, Red Sparks berharap pada amunisi baru, Jamiyanpurev Enkhsoyol asal Mongolia, untuk membantu keluar dari dasar klasemen Liga Voli Korea.
Namun bagi banyak penggemar, satu fakta tetap kuat terasa: Megawati Hangestri masih menjadi sosok yang paling dirindukan di Daejeon.***