KOREA, Mediapriangan.com - Kurang dari dua bulan sebelum kompetisi baru dimulai, Jung Kwan Jang Red Sparks harus menghadapi perubahan besar di kursi pelatih. Ko Hee Jin mengundurkan diri secara sukarela dari jabatan pelatih kepala setelah muncul persoalan internal yang berkaitan dengan salah satu anggota tim.
Keputusan tersebut diumumkan klub pada 28 Agustus 2026. Dalam pernyataannya, Jung Kwan Jang menyebut Ko Hee Jin mengambil keputusan mengundurkan diri sebagai bentuk tanggung jawab atas rangkaian kejadian yang terjadi di lingkungan tim.
"Pelatih Ko Hee-jin baru-baru ini menyampaikan niatnya untuk mengundurkan diri secara sukarela, bertanggung jawab atas serangkaian kejadian, dan kami telah mengambil keputusan akhir untuk menerimanya."
Jung Kwan Jang Red Sparks selanjutnya akan memulai pencarian pelatih kepala baru. Klub harus bergerak cepat karena KOVO Cup 2026 dijadwalkan berlangsung mulai 11 Oktober, sedangkan musim reguler V League 2026-2027 akan dimulai pada 31 Oktober.
Baca Juga: Ko Hee Jin Mengundurkan Diri dari Jung Kwan Jang Red Sparks, Ini Rekam Jejak dan Prestasinya
Kronologis Persoalan di Internal Tim
Persoalan yang berujung pada keputusan Ko Hee Jin mengundurkan diri bermula dari kegiatan makan malam tim saat jeda All-Star pada Januari 2026.
Dalam acara tersebut, seorang pelatih yang disebut sebagai Pelatih A dilaporkan melakukan perilaku tidak pantas terhadap salah satu pemain.
Namun, pihak Jung Kwan Jang baru mengetahui persoalan tersebut beberapa bulan kemudian, tepatnya pada Mei 2026. Setelah menerima informasi mengenai kejadian itu, klub langsung mengambil langkah dengan memisahkan pihak yang terlibat.
Kasus tersebut kemudian dilaporkan secara resmi kepada Federasi Bola Voli Korea atau KOVO dan Pusat Etika Olahraga untuk ditindaklanjuti melalui proses investigasi.
Baca Juga: Ko Hee Jin Mengundurkan Diri dari Jung Kwan Jang Red Sparks, KOVO Tunggu Hasil Investigasi
Pelatih A yang dikaitkan dengan insiden tersebut kemudian tidak lagi berada di dalam tim. Sementara itu, posisi Ko Hee Jin juga terdampak. Ia sebelumnya telah dikeluarkan dari tugas di lapangan sejak Mei.
Ko Hee Jin diketahui hadir dalam makan malam tim ketika insiden tersebut terjadi. Namun, ia menjelaskan tidak melihat secara langsung tindakan spesifik yang dilakukan Pelatih A.
Meski demikian, sebagai pelatih kepala yang memiliki tanggung jawab terhadap pengelolaan dan pengawasan tim, Ko Hee Jin mengambil sikap dengan mengundurkan diri.
Artikel Terkait
Hyundai Hillstate Bawa Megawati Hangestri dan Jordan Wilson ke Jeju, Chemistry Keduanya Jadi Sorotan
Terungkap di Jeju, Jordan Wilson Tak Gentar Jadi Mesin Poin Hyundai Hillstate Bareng Megawati Hangestri
Mengejutkan, Kim Hee Jin Buka Suara soal Megawati Hangestri, Singgung Kekuatan Baru Hyundai Hillstate
Megawati Hangestri Pilih Nomor 88 di Hyundai Hillstate, Ternyata Ini Alasan Tinggalkan Nomor 8
Megawati Hangestri Jadi Pemain Tertinggi Hyundai Hillstate, Selisih 25 Cm dari Rekan Setim Terpendek
Megawati Hangestri Disebut Kim Yeon Koung Indonesia, Julukan Ini Ternyata Bukan Sekadar Pujian