Persaingan internal pun tak terelakkan. Adjani harus bersaing memperebutkan posisi inti bersama pemain Timnas Indonesia seperti Pascalina Mahuze, Yolana Betha Pangestika, serta middle blocker senior Maya Indri. Persaingan tersebut diharapkan meningkatkan kualitas permainan tim secara keseluruhan.
Di bawah arahan pelatih berpengalaman Marcos Sugiyama, Medan Falcons menargetkan langkah jauh hingga babak best of three Proliga 2026. Persiapan intensif telah dilakukan sejak jauh hari untuk menggapai target tersebut.
“Seluruh persiapan sudah dilakukan secara serius, termasuk pemusatan latihan di GOR Voli Indoor Sumut Sport Center sejak November lalu,” ujar Manager Medan Falcons Violla Dwi Elvantini dalam konferensi pers di Quadrant Hotel Kualanamu.
Selain kekuatan tim, Proliga 2026 juga membawa kabar baik bagi publik Sumatra Utara. Untuk pertama kalinya, kompetisi tertinggi voli nasional itu akan digelar di Deli Serdang dan menghadirkan atmosfer baru bagi penggemar lokal.
“Pertandingan di Deli Serdang akan berlangsung pada 15-18 Januari 2026 di GOR Voli Indoor Sumut Sport Center” pungkas Violla.
Profil Adjani Zahra
Nama lengkap: Adjani Zahra
Kewarganegaraan: Indonesia
Tempat, tanggal lahir: Jakarta, 9 April 2003
Domisili saat ini: Sydney, Australia
Posisi: Middle Blocker
Tinggi badan: 177 cm
Berat badan: 70 kg
Tangan dominan: Kanan
Karier dan Pengalaman Klub
1. NSW Phoenix (Australia) 2025/2026
2. Yogya Falcon (Indonesia) 2024/2025
3. NSW Phoenix (Australia) 2024/2025
Dengan komposisi pemain berpengalaman, sentuhan internasional, dan dukungan publik Sumatra Utara, Medan Falcons siap menjadikan Proliga 2026 sebagai panggung pembuktian, termasuk bagi Adjani Zahra yang kembali membawa ambisi besar di tanah air.***