BOJONEGORO, Mediapriangan.com - LavAni Juara Putaran Kedua akhirnya dipastikan setelah tim putra tersebut menuntaskan seluruh rangkaian pertandingan Proliga 2026 dengan hasil sempurna.
Kemenangan atas Surabaya Samator di GOR Utama Bojonegoro, Kamis malam, menjadi penegas dominasi mereka sepanjang musim reguler.
Dalam laga itu, LavAni Juara Putaran Kedua diraih lewat kemenangan tiga set langsung 25-13, 30-28, dan 25-20. Hasil tersebut sekaligus memperpanjang catatan tak terkalahkan mereka menjadi delapan pertandingan sejak putaran pertama Proliga 2026 bergulir.
Bagi Surabaya Samator, kekalahan di hadapan pendukung sendiri menjadi penutup yang pahit. Meski demikian, perlawanan tetap diberikan, terutama pada set kedua yang berlangsung ketat hingga lima kali deuce.
Sejak awal laga, LavAni Juara Putaran Kedua sudah menunjukkan keseriusan. Kombinasi Hendra Kurniawan, Boy Arnes, Jasen Kilanta, Daffa, serta dua pemain asing Taylor Sander dan Nato Dickinson langsung menekan Surabaya Samator. Set pertama ditutup dengan selisih angka mencolok 25-13.
Memasuki set kedua, Surabaya Samator meningkatkan intensitas permainan. Kejar mengejar angka terjadi hingga penghujung set. Tertinggal 19-23, Surabaya Samator sempat membalikkan keadaan menjadi 24-23.
Baca Juga: Proliga 2026 Putri, Bandung BJB Tandamata Jaga Asa Final Four Usai Debut Giulia Angelina
Namun pengalaman LavAni di Proliga 2026 berbicara lebih lantang. Setelah pertarungan panjang, set kedua diamankan dengan skor 30-28.
Pada set ketiga, Surabaya Samator kembali mencoba mengambil inisiatif dan sempat memimpin 11-7. Akan tetapi, variasi serangan yang diatur Jasen Kilanta membuat ritme permainan berubah.
LavAni Juara Putaran Kedua pun mengunci kemenangan 25-20 sekaligus memastikan sapu bersih.
Asisten pelatih LavAni, Erwin Rusni, menyebut ada strategi rotasi yang diterapkan menjelang Final Four Proliga.
“Pelatih sempat melakukan rotasi pemain untuk mencoba pemain menghadapi final four nanti. Rotasi itu dilakukan agar semua pemain siap main di final four,” ujar Erwin usai laga.