Sorotan terhadap Ko Hee Jin semakin menguat setelah media Korea menilai performa Red Sparks menurun drastis tanpa kehadiran Megawati Hangestri. Bahkan, rencana comeback pemain tersebut disebut tidak terwujud musim ini.
“Jung Kwan Jang, yang finis terakhir di musim ini, berencana fokus pada perpanjangan kontrak pemain tengah Jeong Ho-young, serta mencari pemain kuota Asia baru karena kembalinya pemain kuota Asia 'superstar' Megawati Pertiwi gagal terwujud,” tulis My Daily.
Padahal, saat masih diperkuat Megawati Hangestri, Red Sparks tampil sebagai salah satu kekuatan utama di Liga Voli Korea. Di bawah arahan Ko Hee Jin, tim sempat mencatatkan 13 kemenangan beruntun dan melangkah hingga babak final.
Megawati Hangestri juga menjadi pembeda melalui kontribusi individunya. Ia meraih dua gelar MVP dan mendapat julukan “Mega Power” berkat performa impresifnya di lapangan.
Kini, di tengah kegagalan Red Sparks, wacana comeback Megawati Hangestri kembali mencuat. Banyak pihak menilai kehadirannya bisa menjadi solusi instan untuk mengangkat performa tim yang tengah terpuruk.
Sementara itu, Megawati Hangestri saat ini tengah bermain di kompetisi voli Indonesia, Proliga 2026 bersama Jakarta Pertamina Enduro.***