Sorotan terhadap Ko Hee Jin semakin menguat setelah media Korea menilai performa Red Sparks menurun drastis tanpa kehadiran Megawati Hangestri. Bahkan, rencana comeback pemain tersebut disebut tidak terwujud musim ini.
“Jung Kwan Jang, yang finis terakhir di musim ini, berencana fokus pada perpanjangan kontrak pemain tengah Jeong Ho-young, serta mencari pemain kuota Asia baru karena kembalinya pemain kuota Asia 'superstar' Megawati Pertiwi gagal terwujud,” tulis My Daily.
Padahal, saat masih diperkuat Megawati Hangestri, Red Sparks tampil sebagai salah satu kekuatan utama di Liga Voli Korea. Di bawah arahan Ko Hee Jin, tim sempat mencatatkan 13 kemenangan beruntun dan melangkah hingga babak final.
Megawati Hangestri juga menjadi pembeda melalui kontribusi individunya. Ia meraih dua gelar MVP dan mendapat julukan “Mega Power” berkat performa impresifnya di lapangan.
Kini, di tengah kegagalan Red Sparks, wacana comeback Megawati Hangestri kembali mencuat. Banyak pihak menilai kehadirannya bisa menjadi solusi instan untuk mengangkat performa tim yang tengah terpuruk.
Sementara itu, Megawati Hangestri saat ini tengah bermain di kompetisi voli Indonesia, Proliga 2026 bersama Jakarta Pertamina Enduro.***
Artikel Terkait
Final four Proliga 2026, Gresik Phonska Plus atau Pertamina Enduro, Siapa Paling Berpeluang ke Grand Final?
Final Four Proliga 2026 Putri, Head-to-Head Pertamina Enduro vs Electric PLN, Adu Tajam Megawati dan Neriman Ozsoy
Proliga 2026 Final Four, Gresik Phonska Plus Incar Sejarah Juara Perdana di Tengah Tekanan Tim Kuat Berpengalaman
Dewi Intan Sari Gabung Jakarta Popsivo Polwan Jelang Final Four Proliga 2026, Penguatan Penting di Posisi Setter
Megawati Hangestri Siap Pimpin Trio SMS Pertamina Enduro Hadapi Final Four Proliga 2026, Catat Jadwal Aksinya
Jadwal Pertandingan Jakarta Elektrik PLN di Final Four Proliga 2026, Andalkan Neriman Ozsoy Hadapi Tiga Tim Kuat