Ada beberapa faktor krusial yang masih harus dilewati, terutama terkait kondisi fisiknya setelah habis-habisan di Proliga 2026.
Pevoli asal Jember tersebut dikabarkan akan menjalani pengecekan mendalam terhadap cedera lutut yang sempat mengganggunya.
Selain itu, aspek personal juga menjadi penentu utama dalam pengambilan keputusan karier abroad-nya kali ini.
Megawati berencana menjalani pemeriksaan medis terlebih dahulu, kemudian berdiskusi dengan suaminya sebelum membuat keputusan akhir terkait apakah akan kembali menantang diri di Liga Voli Korea, tambah laporan media tersebut.
Jejak Manis Megawati di Korea
Keinginan Red Sparks untuk memulangkan Megawati sangat beralasan. Selama dua musim masa baktinya (2023-2025), ia telah menjadi ikon sekaligus mesin poin utama yang membangkitkan prestasi klub tersebut.
Pada tahun pertamanya di Liga Voli Korea, Megawati sukses mengakhiri dahaga babak playoff klub selama tujuh tahun.
Puncaknya pada musim kedua, ia membawa tim mencapai partai final untuk pertama kalinya dalam 13 tahun terakhir, meski akhirnya harus puas dengan posisi runner-up.***