Protes Vonis Holding Ball Oleksandra Bytsenko, Kartu Merah Alessandro Lodi Warnai Final Four Proliga 2026

photo author
Budi Raspati, Media Priangan
- Senin, 6 April 2026 | 19:34 WIB
Tensi tinggi Final Four Proliga 2026, Protes vonis holding ball Oleksandra Bytsenko berujung kartu merah bagi Alessandro Lodi di laga lawan Jakarta Electric PLN, Minggu, 5 April 2026. (Tangkapan layar Moji TV)
Tensi tinggi Final Four Proliga 2026, Protes vonis holding ball Oleksandra Bytsenko berujung kartu merah bagi Alessandro Lodi di laga lawan Jakarta Electric PLN, Minggu, 5 April 2026. (Tangkapan layar Moji TV)

SURABAYA, Mediapriangan.com - Sebuah insiden langka mengguncang arena Jawa Pos Arena pada Minggu, 5 April 2026, malam WIB. Dimana berlangsung laga final four Proliga 2026 antara Gresik Phonska Plus vs Jakarta Electric PLN Mobile.

Di tengah dominasi Gresik Phonska Plus yang melibas Jakarta Electric PLN Mobile tiga set tanpa balas (25-16, 25-15, 25-19), atmosfer pertandingan mendadak berubah menjadi medan perdebatan teknis yang berujung kartu kuning.

Pemicunya adalah keputusan wasit yang menjatuhkan vonis holding ball terhadap pemain asing bertinggi 192 cm, Oleksandra Bytsenko

Dalam dunia voli, pelanggaran ini terjadi ketika bola dianggap berhenti atau "dibawa" sesaat di tangan, bukan dipantulkan dengan bersih.

Baca Juga: Gresik Phonska Plus Kuasai Klasemen, Simak Jadwal Pertandingan Final Four Proliga 2026 Seri Solo

Sasha—sapaan akrabnya—memang memiliki gaya permainan unik dengan sering menaruh bola secara presisi ke area kosong lawan melalui jangkauan tangannya yang panjang.

Namun, "kecerdikan" Sasha ini bukanlah hal baru di Final Four Proliga 2026. Sebelumnya, gaya permainan serupa milik Oleksandra Bytsenko bahkan sempat memantik keberatan dari Darko Dobreskov, pelatih kepala Jakarta Popsivo Polwan.

Darko Dobreskov, secara terbuka mengeluhkan manuver tersebut yang dianggap sering kali berada di zona abu-abu regulasi teknik.

Baca Juga: Hasil Final Four Proliga 2026, Phonska Plus Menggila, Sapu Bersih Electric PLN Mobile 3-0

Vonis wasit pada set ketiga tersebut tidak diterima begitu saja oleh kubu Gresik Phonska Plus. Protes keras yang dilakukan sang pelatih kepala, Alessandro Lodi, membuat wasit mengganjar hukuman.

Wasit ganjar kartu merah pelatih Alessandro Lodi usai mengubah permintaan momen challenge yang dianggap menghambat laga Gresik Phonska Plus vs Jakarta Electric PLN di final four Proliga 2026.
Wasit ganjar kartu merah pelatih Alessandro Lodi usai mengubah permintaan momen challenge yang dianggap menghambat laga Gresik Phonska Plus vs Jakarta Electric PLN di final four Proliga 2026. (Instagram/mojisports)

Setelah sebelumnya mengantongi kartu kuning, pelatih asal Italia ini akhirnya dihadiahi kartu merah—yang pertama sepanjang musim ini. 

Ketegangan memuncak saat pelatih Gresik Phonska Plus, Alessandro Lodi, dijatuhi kartu merah oleh wasit akibat aksi protes berlebihan.

Baca Juga: Irina Voronkova Langsung Tancap Gas di Laga Perdana Final Four Proliga 2026, Senjata Baru Jakarta Pertamina Enduro

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Budi Raspati

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X