Meskipun rekor pribadinya tercoreng, posisi Alessandro Lodi bersama timnya masih sangat aman di papan atas.
Persaingan ketat di putaran kedua final four mendatang diprediksi akan semakin memanas, mengingat Jakarta Pertamina Enduro kini menjadi target utama yang harus dikalahkan oleh kontestan lainnya.
Laga ini bukan sekadar perebutan poin, melainkan pembuktian bahwa strategi matang sanggup meruntuhkan tuah pelatih besar sekalipun.
Kini, fokus para pecinta voli tertuju pada bagaimana Gresik Phonska Plus bangkit kembali setelah dominasi mereka dihentikan oleh kedigdayaan tim Jakarta Pertamina Enduro.***