KOREA, Mediapriangan.com - Peta kekuatan kompetisi bola voli putri di Negeri Gingseng dipastikan bakal mengalami pergeseran besar menjelang bergulirnya musim kompetisi 2026/2027.
Sorotan utama tertuju pada pergerakan transfer srikandi voli Indonesia, Megawati Hangestri Pertiwi, yang resmi berganti seragam untuk musim depan.
Tidak lagi menjadi motor serangan bagi klub lamanya, atlet andalan tanah air ini bersiap mengukir cerita baru bersama tim elite yang berbeda.
Langkah strategis ini melengkapi susunan enam pemain kuota Asia yang akan menjadi tulang punggung masing-masing klub kontestan.
Keberadaan para pilar impor regional tersebut kini tidak sekadar menjadi pelengkap regulasi, melainkan instrumen krusial dalam mendulang poin sekaligus penentu peta persaingan papan atas.
Daya tarik terbesar dalam bursa transfer tahun ini tentu saja tertuju pada sosok Megawati Hangestri Pertiwi.
Usai menuntaskan pengabdian gemilang selama dua musim beruntun bersama Red Sparks, pevoli tangguh berkekuatan spike 322 sentimeter tersebut memilih berlabuh ke Hyundai Hillstate.
Kepindahan ini diprediksi membuat lini serang klub barunya semakin menakutkan bagi para rival.
Rekam jejak srikandi kelahiran Jember ini di Liga Voli Korea terbilang sangat mentereng. Pada tahun pertamanya, ia sukses mengantarkan klub lama bertengger di peringkat ketiga, sebelum akhirnya melesat menjadi runner-up pada musim berikutnya.
Modal mumpuni juga baru saja ia torehkan di dalam negeri dengan membawa Jakarta Pertamina Enduro keluar sebagai kampiun kasta tertinggi Proliga 2026.
Di sisi lain, mantan klub yang pernah dibelanya tidak tinggal diam setelah ditinggal pergi sang bintang. Guna mengisi kekosongan daya gedor di lini serang, Red Sparks menjatuhkan pilihan pada outside hitter asal Tiongkok, Zhong Hui, yang dikenal memiliki pukulan asimetris yang tajam untuk memutus dominasi lawan.