Suksesor Kuota Asia dan Rekam Jejak Mentereng
Keputusan manajemen untuk memboyong Megawati Hangestri ditujukan untuk mengisi kekosongan posisi krusial yang sebelumnya ditinggalkan oleh pevoli asing, Jahstice Yauichi.
Langkah berani ini diambil setelah melalui proses negosiasi dan rumor yang sempat bergulir panjang di jagat maya sebelum akhirnya menemui titik terang.
Pada Senin, 11 Mei lalu, kepastian tersebut akhirnya diumumkan secara terbuka kepada publik sepak bola voli internasional.
"Pemain telah bergabung dengan Tim Bola Voli Hyundai Hillstate, kami dengan tulus menyambut Megawati Hangestri, Kewarganegaraan: Indonesia, Tanggal lahir: 20 September 1999, Posisi: OP," tulis Hyundai Hillstate.
Pilihan pelatih Kang Sung-hyun ini dinilai sangat objektif mengingat rapor mentereng sang pemain selama dua musim sebelumnya saat membela Red Sparks.
Di musim pertamanya, ia langsung memutus tren negatif tim lamanya dengan menembus babak gugur. Performa tersebut meningkat di musim berikutnya dengan membawa klub asal Daejeon itu melaju hingga ke babak final.
Secara akumulatif, pevoli kelahiran Jember ini telah mengemas 1.538 poin dari total 67 pertandingan dengan tingkat keberhasilan serangan mencapai angka 46,01 persen.
Sebelum memutuskan kembali ke V League, pemain berposisi opposite hitter ini juga sempat melebarkan sayap profesionalnya ke benua Eropa dengan memperkuat klub Manisa BBSK di Liga Turki.
Pengakuan Media Internasional dan Sinergi Tim
Kembalinya sang bintang ke Negeri Ginseng setelah sempat merantau ke Eropa langsung memicu kehebohan di kalangan pecinta voli.
Tidak hanya dari basis pendukung di tanah air, media-media olahraga di Korea Selatan pun berbondong-bondong memberikan ulasan positif terhadap langkah taktis yang dilakukan oleh manajemen Hyundai Hillstate.
Kantor berita Yonhap News, dalam pemberitaannya, memberikan apresiasi tinggi terhadap skema perekrutan yang dinilai sangat efisien dan berorientasi pada target juara.