Dalam wawancara yang pernah ditayangkan ASEAN-Korea Centre, Megawati Hangestri mengungkapkan alasan awal dirinya mempertimbangkan bermain di Korea Selatan.
"Awalnya karena ada Asia draft ya, pertama kali di Korea dan agen aku ngasih tawaran, 'Mau nggak main di Korea untuk memperbanyak pengalaman dan menimbah ilmu'," ungkapnya.
Saat itu, Megawati Hangestri harus mempertimbangkan banyak hal, termasuk durasi kompetisi yang membuatnya harus meninggalkan Indonesia dalam waktu cukup lama.
"Awalnya ragu karena lama banget kan sembilan bulan, dan akhirnya aku pamit ke mama dan bertanya boleh nggak main di Korea, tapi lama mainnya, kata Mama berangkat aja buat pengalaman," ujarnya.
Baca Juga: Gu Sol Dapat Kontrak Pendek di Hyundai Hillstate, Siap Jadi Pelapis Setter untuk Megawati Hangestri
Dukungan keluarga akhirnya menjadi faktor penting yang menguatkan langkah Megawati Hangestri untuk mengikuti Asia Draft. Meski demikian, ia mengaku tidak terlalu percaya diri bisa terpilih karena banyaknya pemain berkualitas dari negara lain yang ikut bersaing.
"Sepertinya gagal, karena saingannya banyak dari negara-negara lain, apalagi Thailand mungkin terkenal volinya di AVC atau di Asia, selain Korea," terangnya.
"Indonesia bagus, cuma pengalamannya kan kurang menurut aku daripada Thailand. Jadinya pesimis kayaknya gak bisa nih, ternyata namaku ada," ucapnya antusias.
Setelah bergabung di Liga Voli Korea, Megawati Hangestri merasakan adanya perbedaan dari sisi metode latihan dibanding kompetisi yang pernah dijalaninya di Asia Tenggara. Menurutnya, intensitas latihan di Korea Selatan jauh lebih tinggi.
"Menurutku perbedaannya nggak, karena kita masih di lingkup Asia. Mungkin dengan cara latihannya lebih padat sama waktunya, lebih padat porsinya, lebih banyak," jelasnya.
"Jadi pas awal aku di sini kaget, wah berat banget ya (latihannya), menurut aku berat tapi lama kelamaan udah terbiasa," ujarnya.
Meski demikian, Megawati Hangestri tidak mengalami kesulitan berarti dalam beradaptasi dengan lingkungan baru.
Karakter pribadinya yang mudah bergaul menjadi salah satu faktor yang mempercepat proses penyesuaian selama tinggal di Korea Selatan.