olahraga

Ko Hee Jin Mengundurkan Diri dari Jung Kwan Jang Red Sparks, KOVO Tunggu Hasil Investigasi

Sabtu, 29 Agustus 2026 | 21:44 WIB
Ko Hee Jin mengundurkan diri sebagai pelatih Jung Kwan Jang Red Sparks. Keputusan ini diambil setelah kontroversi internal dan menunggu proses KOVO. (Dok. Naver)

KOREA, Mediapriangan.com - Ko Hee Jin mengundurkan diri dari jabatan pelatih kepala Jung Kwan Jang Red Sparks setelah klub dilanda kontroversi terkait dugaan perilaku tidak pantas yang dilakukan salah satu pelatih terhadap seorang pemain.

Jung Kwan Jang Red Sparks secara resmi mengumumkan keputusan tersebut pada 28 Agustus 2026. Klub menerima pengunduran diri Ko Hee Jin setelah mempertimbangkan tanggung jawabnya sebagai pelatih kepala atas persoalan yang terjadi di internal tim.

"Pelatih Kepala Ko Hee-jin baru-baru ini menyatakan niatnya untuk mengundurkan diri secara sukarela, mengambil tanggung jawab sebagai pelatih kepala atas serangkaian kejadian baru-baru ini, dan setelah pertimbangan yang cermat, klub telah memutuskan untuk menerima pengunduran dirinya," demikian bunyi pernyataan klub yang pernah diperkuat Megawati Hangestri tersebut.

Baca Juga: Megawati Hangestri Ungkap Pembeda di Hyundai Hillstate, Kehadiran Suami Bikin Lebih Stabil di Liga Voli Korea

Persoalan yang menjadi latar belakang keputusan itu bermula dari acara makan malam tim saat jeda All-Star pada Januari 2026. Dalam kegiatan tersebut, seorang pelatih yang disebut sebagai Pelatih A dilaporkan melakukan perilaku tidak pantas terhadap salah satu pemain.

Namun, Jung Kwan Jang Red Sparks baru mengetahui kejadian tersebut pada Mei 2026. Setelah mendapatkan informasi, klub langsung memisahkan pihak yang terlibat dan melaporkan persoalan tersebut kepada Federasi Bola Voli Korea atau KOVO serta Pusat Etika Olahraga.

Pelatih A yang disebut terlibat dalam insiden tersebut kemudian meninggalkan tim. Sementara itu, Ko Hee Jin telah dibebastugaskan dari aktivitas klub sejak Mei.

Baca Juga: Bukan Latihan di Lapangan, Megawati Hangestri Jalani Trekking di Jeju Bersama Hyundai Hillstate

Ko Hee Jin diketahui berada dalam acara makan malam ketika insiden tersebut berlangsung. Berdasarkan laporan yang beredar, ia mengaku tidak menyaksikan secara langsung tindakan tidak pantas yang dilakukan Pelatih A.

Meski demikian, Ko Hee Jin tetap merasa memiliki tanggung jawab sebagai pelatih kepala karena dinilai tidak mampu mencegah persoalan tersebut lebih awal. Kondisi itu juga memperlihatkan adanya kekurangan dalam pengelolaan dan pengawasan tim yang menjadi tanggung jawabnya.

Keputusan Ko Hee Jin mengundurkan diri membuat Jung Kwan Jang Red Sparks harus segera mencari pelatih kepala baru di tengah persiapan menghadapi musim kompetisi berikutnya.

Baca Juga: Megawati Hangestri Disebut Kim Yeon Koung Indonesia, Julukan Ini Ternyata Bukan Sekadar Pujian

Klub menyatakan proses pencarian pengganti akan segera dilakukan agar persiapan para pemain tetap berjalan dan tidak terganggu.

"Kami akan segera memulai proses untuk menunjuk pelatih pengganti sehingga para pemain dapat fokus pada latihan dan persiapan pertandingan tanpa gangguan, sambil melakukan yang terbaik untuk memastikan tim kembali stabil secepat mungkin."

Halaman:

Tags

Terkini