"Kami akan dicintai oleh penggemar, tumbuh bersama komunitas, dan memberikan lebih banyak kegembiraan dan inspirasi melalui bola voli," katanya, dikutip dari naver.com
Ia juga berharap para pemain dapat menjaga kebersamaan ketika menghadapi tekanan dalam pertandingan.
"Saya berharap para pemain akan saling percaya bahkan di saat-saat sulit dan dengan teguh menjaga lapangan hingga akhir, sementara para penggemar akan menciptakan momen kegembiraan dan inspirasi bersama para pemain," tandasnya.
Dukungan terhadap kehadiran klub juga disampaikan Min Hyung-bae, Walikota Kota Khusus Terpadu Jeonnam-Gwangju.
Baca Juga: KOVO Cup 2026 Hadir dengan Aturan Baru FIVB, Megawati dan Pemain Kuota Asia Bersiap Mulai Musim Baru
Menurutnya, keberadaan SOOP Superers menjadi kabar penting bagi perkembangan voli profesional di wilayah tersebut.
"Saya khawatir bola voli profesional mungkin akan berhenti di wilayah kami, tetapi saya bersyukur bahwa SOOP telah mengambil alih dan memilih Jeonnam-Gwangju sebagai basisnya," ujar Walikota.
Ia menilai arah yang dibawa SOOP Superers sejalan dengan semangat integrasi kawasan Jeonnam-Gwangju.
"Arah klub untuk menghubungkan berbagai kekuatan untuk maju menuju kemenangan selaras dengan semangat era terpadu Jeonnam-Gwangju," tambahnya.
Sementara itu, Manajer Umum SOOP Superers Lee Byung-ho menegaskan pentingnya hubungan antara klub, pemain, penggemar, dan masyarakat sekitar.
Visi tersebut disampaikan melalui deklarasi pendirian yang menjadi bagian dari acara resmi klub.
"Kami akan memastikan bahwa klub dan para pemain mempersiapkan acara bersama dengan komunitas yang tidak hanya berkontribusi pada kegiatan atletik tetapi juga pada pengembangan komunitas lokal, klub profesional lainnya, dan Gwangju," tuturnya.
Perjalanan SOOP Superers menuju status klub profesional sebenarnya telah berlangsung sejak beberapa bulan sebelumnya.***