otomotif

Pasar Mobil Juni 2025 Lesu, Penjualan Pabrik Turun tapi Merek China Seperti BYD dan Chery Mulai Kuasai 10 Besar

Jumat, 11 Juli 2025 | 16:03 WIB
Foto Ilustrasi - Angka penjualan whole sales mobil pada bulan Juni 2025 menunjukkan tren negatif. (Unsplash/Laurel and Michael Evans)

 

Mediapriangan.com - Pasar otomotif Indonesia pada Juni 2025 menunjukkan sinyal perlambatan dari sisi distribusi pabrik ke dealer atau whole sales, berdasarkan laporan terbaru dari Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (GAIKINDO).

Total whole sales tercatat sebanyak 57.760 unit, turun 4,7 persen dibanding Mei 2025. Di sisi lain, retail sales atau penjualan dari dealer ke konsumen justru mengalami sedikit peningkatan sebesar 0,6%, dari 61.307 menjadi 61.647 unit.

Toyota masih mendominasi pasar dengan penjualan tertinggi, yakni 17.819 unit whole sales dan 19.824 unit retail. Diikuti oleh Daihatsu, Mitsubishi Motors, dan Honda.

Baca Juga: Mana yang Lebih Unggul? Ini Perbandingan Baterai Mobil Listrik NCM vs LFP yang Bikin Warga RI Masih Ragu Beli EV

Namun, yang paling menarik perhatian adalah lonjakan performa merek-merek otomotif asal Tiongkok seperti Chery, BYD, dan Denza.

Chery berhasil mencatat 2.271 unit whole sales dan 2.150 unit retail sales. Tak kalah impresif, BYD membukukan 2.079 unit whole sales dan 2.172 unit retail.

Bahkan BYD mengungguli merek Jepang seperti Suzuki dalam kategori retail. Pendatang baru Denza juga langsung masuk 10 besar whole sales dengan 1.768 unit.

Baca Juga: Penjualan Mobil Hybrid Anjlok di Mei 2025! Toyota Masih Perkasa, tapi Ertiga Hilang dan Pasar Lesu Total?

Kehadiran merek-merek Tiongkok ini menjadi bukti bahwa persaingan otomotif di Indonesia kian ketat, seiring dengan tren konsumen yang mulai mempertimbangkan alternatif dari merek-merek besar Jepang dan Korea.

Berikut daftar lengkap 10 besar merek mobil berdasarkan data penjualan bulan Juni 2025:

Whole Sales (Dari Pabrik ke Dealer)

Toyota: 17.819 unit

Daihatsu: 9.356 unit

Halaman:

Tags

Terkini