Dengan output lebih dari 1.000 kW, teknologi ini memungkinkan penambahan jarak tempuh hingga 400 kilometer dalam waktu singkat, menjadikan pengalaman pengisian daya semakin efisien.
“Melalui sirkuit All-terrain ini, kami dapat memperlihatkan bagaimana teknologi inti BYD, mulai dari sistem penggerak listrik, kontrol elektronik presisi, hingga manajemen energi, bekerja secara terintegrasi dalam berbagai kondisi ekstrem," ujar Eagle Zhao, Presiden Direktur PT BYD Motor Indonesia.
Menurutnya, pendekatan ini mencerminkan kekuatan vertical integration BYD dalam menghadirkan teknologi yang konsisten, aman, dan dapat diandalkan.
Lebih jauh, ia menerangkan bahwa teknologi yang ditampilkan juga dirancang untuk beradaptasi dengan beragam kondisi jalan dan kebutuhan mobilitas, sehingga relevan untuk pasar seperti Indonesia yang memiliki karakter geografis yang beragam.
"Hal ini menunjukkan bagaimana solusi teknologi BYD dapat diterapkan secara fleksibel di berbagai wilayah,” kata Eagle Zhao.
Melalui pendekatan edukatif ini, BYD menegaskan bahwa pengembangan teknologi NEV tidak hanya berorientasi pada inovasi, tetapi juga pada pemahaman publik dan kesiapan menghadapi kebutuhan mobilitas masa depan, termasuk di pasar Indonesia.***