Empat karakter utama diperkenalkan dalam teknologi tersebut, yakni Gesit untuk akselerasi responsif, Andal yang mampu beradaptasi di berbagai kondisi jalan, Senyap dengan tingkat kebisingan rendah, serta Super Irit yang mengoptimalkan konsumsi energi baik untuk perjalanan harian maupun jarak jauh.
Selain itu, pengunjung dapat merasakan kemampuan Denza B5 melalui Monster Track Offroad yang menampilkan berbagai rintangan ekstrem guna memperlihatkan kemampuan sistem penggerak kendaraan dalam menjaga stabilitas dan traksi.
Area Speed Test Ride juga memungkinkan masyarakat menguji performa BYD Seal 6 DM sebelum resmi diluncurkan di Indonesia.
Baca Juga: Pasar Otomotif Awal 2026 Menguat, BYD Tancap Gas di SUV Listrik dan Kuasai EV Nasional
BYD Perluas Jaringan di Indonesia
Nathan mengungkapkan sejak memasuki pasar nasional pada 2024, BYD Motor Indonesia telah mendistribusikan sekitar 97 ribu unit kendaraan kepada konsumen.
Di wilayah Jawa Barat sendiri, lebih dari 10.500 unit kendaraan BYD telah beroperasi.
Untuk memperkuat layanan purnajual, perusahaan juga terus menambah jaringan dealer di berbagai daerah.
"Saat ini kami memiliki sekitar 100 showroom di seluruh Indonesia. Khusus Jawa Barat sudah beroperasi 15 dealer dan tahun ini ditargetkan bertambah menjadi sekitar 30 dealer agar masyarakat semakin mudah mendapatkan layanan penjualan maupun servis," jelasnya.
Nathan juga menyebut tren penggunaan kendaraan elektrifikasi terus meningkat dalam beberapa tahun terakhir.
"Perjalanan elektrifikasi di Indonesia baru dimulai. Kami akan terus menghadirkan inovasi agar masyarakat yang masih menggunakan kendaraan berbahan bakar fosil semakin yakin beralih ke kendaraan listrik maupun Dual Mode," katanya.
Baca Juga: Booth BYD IIMS 2026 Jadi Ruang Dialog, BEYOND Community Hadirkan Cerita Nyata Kendaraan Listrik BYD
Pemerintah Kota Bandung Dukung Kendaraan Rendah Emisi
Wakil Wali Kota Bandung, Erwin, mengapresiasi penyelenggaraan BYD Tech Culture Fest 2026 karena dinilai dapat mempercepat edukasi masyarakat mengenai kendaraan ramah lingkungan.
Menurutnya, Bandung memiliki masyarakat yang terbuka terhadap perkembangan teknologi sehingga penggunaan kendaraan rendah emisi berpotensi terus meningkat.