Mediapriangan.com - Musim hujan membuat genangan air menjadi salah satu kondisi yang harus diperhitungkan pengendara motor listrik. Meski kendaraan jenis ini sudah dilengkapi perlindungan terhadap air, bukan berarti semua genangan bisa diterobos begitu saja.
Setiap produk memiliki kemampuan berbeda dalam menghadapi genangan air. Karena itu, pengguna perlu mengetahui batas yang ditetapkan pabrikan sebelum memutuskan melintasi jalan yang tergenang.
Salah satu model yang memiliki batas cukup spesifik adalah Honda EM1 e:. PT Astra Honda Motor atau AHM menyebut motor listrik tersebut masih dapat melintasi genangan air dengan ketinggian maksimal 30 sentimeter.
Ukuran tersebut kurang lebih berada di sekitar setengah tinggi roda. Pengendara Honda EM1 e: tetap dianjurkan tidak memaksakan diri ketika menemukan genangan air yang lebih tinggi dari batas tersebut.
Pada produk Alva, kemampuan menghadapi air berada pada batas yang berbeda. Melalui pernyataan Vice President of Engineering ALVA, Cahya A. Harianto, lini motor Alva sejak awal dirancang dengan perlindungan terhadap air dan telah mengantongi standar IP67.
Untuk kondisi darurat, Alva menetapkan kemampuan melewati genangan air hingga sekitar 50 sentimeter. Meski demikian, batas tersebut bukan berarti pengendara disarankan menggunakan motor listrik untuk menerobos banjir tinggi secara rutin.
Sementara itu, Polytron memberikan perlindungan IP67 pada komponen baterai motor listriknya. Sertifikasi tersebut diklaim membuat baterai mampu bertahan dalam rendaman air hingga kedalaman 1 meter dengan durasi maksimal 30 menit.
Kemampuan tersebut membuat Polytron memiliki spesifikasi ketahanan air yang cukup tinggi. Namun, kemampuan teknis itu tetap tidak dianjurkan menjadi alasan bagi pengendara untuk sengaja menerjang banjir.
Perbedaan kemampuan Honda, Alva dan Polytron menunjukkan bahwa standar perlindungan terhadap air pada motor listrik tidak bisa disamaratakan. Sertifikasi IP67 juga tidak otomatis berarti seluruh bagian kendaraan aman direndam pada kedalaman yang sama.
Selain memperhatikan batas ketinggian, pengendara juga perlu mengatur cara berkendara ketika terpaksa melewati genangan air. Kecepatan menjadi salah satu faktor yang tidak boleh diabaikan.
Saat melintasi genangan, motor listrik sebaiknya dikendarai dengan kecepatan rendah dan stabil. Melaju terlalu cepat dapat menghasilkan cipratan dan gelombang air yang berpotensi mengenai bagian kendaraan yang lebih tinggi.