CEO Teknologi AS Bereaksi Terhadap DeepSeek, AI China yang Gegerkan Pasar Global, Mark Zuckerberg dan Jensen Huang

photo author
Budi Raspati, Media Priangan
- Jumat, 31 Januari 2025 | 08:56 WIB
Potret tampilan AI buatan China, DeepSeek (kiri) dan para pemimpin perusahaan teknologi di AS, CEO Meta Mark Zuckerberg serta CEO NVIDIA Jensen Huang (kanan). (DeepSeek.com - Instagram.com / @zuck - @jensenhuanginitiative)
Potret tampilan AI buatan China, DeepSeek (kiri) dan para pemimpin perusahaan teknologi di AS, CEO Meta Mark Zuckerberg serta CEO NVIDIA Jensen Huang (kanan). (DeepSeek.com - Instagram.com / @zuck - @jensenhuanginitiative)

"Pencapaian DeepSeek bisa jadi contoh, karena Anda bisa mencapai kesuksesan tanpa mengeluarkan banyak biaya," tambah Trump.

Menurut informasi, DeepSeek hanya mengalokasikan dana sebesar 5,6 juta dolar AS atau sekitar Rp90,8 miliar untuk pengembangan model AI DeepSeek R1.

Baca Juga: Diduga karena Powerbank, Pesawat Air Busan Terbakar! Simak Aturan Membawa Powerbank di Penerbangan

Keuntungan bagi NVIDIA yang Tergerus

Dilansir dari Reuters, dampak kehadiran DeepSeek di pasar teknologi AS cukup besar, bahkan membuat NVIDIA mengalami kerugian hingga 600 miliar dolar AS, atau sekitar Rp9.731,7 triliun.

Fenomena ini juga berdampak pada penurunan saham sejumlah perusahaan teknologi di AS, dengan investor melakukan aksi jual masif.

Pasar pun mulai khawatir bahwa kehadiran DeepSeek akan menantang dominasi perusahaan AI yang berbasis di AS, khususnya NVIDIA, yang sahamnya anjlok sebesar 17 persen.

Baca Juga: Insidious 6 Resmi Diundur ke 2026, Fans Horor Harus Sabar Lagi Nunggu Teror Keluarga Lambert Setahun Lebih Lama!

Kompetitor Kuat ChatGPT

DeepSeek adalah sebuah model AI asal China yang kini menjadi pesaing serius bagi ChatGPT dari OpenAI.

DeepSeek menawarkan dua model utama, DeepSeek-V3 dan DeepSeek-R1, yang diklaim lebih efisien dan memiliki performa unggul dibandingkan model AI lainnya.

Menurut laporan Reuters, DeepSeek-V3 didesain untuk memenuhi berbagai kebutuhan pengguna, mulai dari jawaban atas pertanyaan umum hingga menangani tugas-tugas rumit seperti perhitungan matematika dan pemecahan masalah logika, menjadikannya pesaing langsung GPT-4 dari OpenAI.

Dengan keberhasilan ini, para CEO perusahaan teknologi besar di AS mulai melontarkan reaksi mereka terkait dengan kehadiran DeepSeek di pasar global.

Baca Juga: Istilah 'Ubur-Ubur Ikan Lele' Lagi Hype! Awalnya dari Tilang Polisi, Kini Jadi Pantun Warganet Hingga Lirik Lagu Rap

Reaksi CEO Teknologi AS Terkait DeepSeek

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Budi Raspati

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X