Selain suasana tenang dan pemandangan Jembatan Cirahong, Saung Ambu juga menghadirkan konsep yang jarang ditemui, tanaman hidroponik.
Pelanggan dapat menikmati lalapan segar yang dipetik langsung dari kebun kecil di area saung. Konsep ini menjadi daya tarik tambahan bagi mereka yang mencari pengalaman kuliner alami.
Pilihan menu yang tersedia cukup beragam, mulai dari ayam goreng, ikan goreng, lalapan, tusukan jeroan, hingga ikan asin. Bagi pecinta sambal, tersedia sambal terasi, sambal Cirahong beraroma kemangi, dan sambal honje yang menawarkan rasa segar dan unik.
Saung Ambu juga menghadirkan menu Sop Janda, yaitu Sop iga Jakarta-Sunda dengan kuah asam pedas yang cocok dinikmati pada waktu berbuka atau saat udara sejuk.
Untuk minuman, Es Honje menjadi favorit banyak pengunjung berkat kesegarannya dan sentuhan rasa asam khas buah honje.
Kini, Saung Ambu tidak hanya dikenal sebagai tempat makan, tetapi sebagai ruang yang menghadirkan suasana rumah bagi para pengunjung.
Melalui pemasaran digital yang semakin optimal berkat HiFi Air Indosat, Rahma berhasil memperluas jangkauan promosi dan membawa nuansa Desa Cirahong ke perhatian lebih banyak orang.
“Ambu itu ibu. Tempat pulang. Saya ingin Saung Ambu jadi tempat orang merasa begitu juga,” ucapnya.***