3 Kuliner Wajib di Bandung untuk Sarapan, Rela Antre Berjam-jam Demi Cita Rasa Legendaris

photo author
Yiyin Sulastri, Media Priangan
- Selasa, 7 Juli 2026 | 09:46 WIB
Kuliner wajib di Bandung ini selalu ramai sejak pagi. Nikmati sarapan Bandung dengan makanan khas Bandung yang legendaris dan menggoda.   (Instagram/listkulinerna - lontongcibadak.bandung - cheshella)
Kuliner wajib di Bandung ini selalu ramai sejak pagi. Nikmati sarapan Bandung dengan makanan khas Bandung yang legendaris dan menggoda. (Instagram/listkulinerna - lontongcibadak.bandung - cheshella)

 

BANDUNG, Mediapriangan.com - Bandung dikenal sebagai Paris Van Java. Sebuah kota yang tidak hanya menawarkan kesejukan iklim Parahyangan, tetapi juga kehangatan dari setiap mangkuk makanan khas Bandung.

Kuliner di kota ini identik dengan sajian berkuah, cita rasa yang kuat, serta menjadi hasil akulturasi panjang antara tradisi Sunda dan warisan kuliner Tionghoa.

Tahukah Anda? Di Bandung, rela mengantre hingga satu jam demi menikmati sarapan Bandung bukanlah mitos. Hal itu sudah menjadi rutinitas demi mendapatkan hidangan terbaik di sejumlah tempat legendaris.

Baca Juga: 3 Dessert Bandung yang Wajib Dicoba, Martabak Andir, Sari Sari, dan Es Goyobod Kliningan Bikin Nagih

Berikut tiga kuliner wajib di Bandung yang siap memanjakan lidah sekaligus mempercantik unggahan media sosial Kamu.

Bubur Ayam Ichsan jadi pilihan sarapan Bandung favorit dengan tekstur creamy, dua jenis cakwe, dan cita rasa gurih khas makanan khas Bandung.
Bubur Ayam Ichsan jadi pilihan sarapan Bandung favorit dengan tekstur creamy, dua jenis cakwe, dan cita rasa gurih khas makanan khas Bandung. (Tangkapan layar google)

1. Bubur Ayam Ichsan

Perjalanan sarapan Bandung dimulai dari Jalan Bancai, dekat kawasan bersejarah Braga. Di lokasi ini berdiri Bubur Ayam Ichsan, salah satu tempat makan legendaris yang kerap habis terjual sebelum pukul 09.00 WIB.

Tempat ini bukan sekadar warung bubur, melainkan destinasi favorit warga lokal maupun wisatawan.

Bubur Ayam Ichsan menghadirkan karakter bubur khas Bandung yang berbeda dengan bubur Cirebon maupun Cianjur.

Baca Juga: Rekomendasi Kuliner Malam di Bandung, 2 Tempat Makan Favorit yang Selalu Ramai hingga Dini Hari

Di sini, Anda tidak akan menemukan kuah kuning yang encer. Cita rasa gurih diperoleh dari perpaduan kecap asin, merica, dan kaldu bening yang telah menyatu dengan bubur.

Teksturnya kental dan creamy sehingga memberikan sensasi padat sekaligus mengenyangkan.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Budi Raspati

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X