Baca Juga: Wisata Kuliner Bali dengan Panorama Gunung Agung, Mahagiri Panoramic Resort & Restaurant Bikin Betah
Keunikan lainnya, bila kebanyakan hotel tidak memiliki lantai empat, Viva Dash Hotel justru tetap menggunakan penomoran lantai tersebut.
Pada area kamar, pencahayaan dibuat menggunakan barang-barang bekas, seperti headlamp motor dan knalpot motor yang dimodifikasi menjadi dekorasi.
Interior kamar juga dipenuhi mural grafiti sehingga memberikan nuansa industrial yang khas.
Untuk tipe Studio, konsep yang diusung benar-benar menyerupai studio dengan rak besi terbuka sebagai pengganti lemari pakaian.
Baca Juga: Wisata Alam Denpasar yang Amazing, Air Terjun Tegenungan Jadi Favorit Wisatawan di Bali
Di lantai enam tersedia ruang gym yang dilengkapi treadmill, sepeda statis, adjustable bench, serta alat body solid untuk latihan upper dan lower body.
Selain itu, di lantai yang sama juga terdapat ruang spa dan area sundeck.
Salah satu daya tarik Viva Dash Hotel adalah menu sarapannya. Meski disajikan secara ala carte, tamu diperbolehkan memesan lebih dari satu menu tanpa batasan.
Tak heran apabila hotel Bali ini juga dikenal sebagai peraih penghargaan Best Location dan Best Breakfast.
Baca Juga: Kedai Kopi Lim Cianjur Jadi Hidden Gem Favorit Gen Z, Suasana Bali di Puncak Bikin Betah
Keunggulan lainnya, lokasi hotel benar-benar strategis karena berada di sebelah minimarket Circle K. Di sekitarnya juga terdapat berbagai restoran, kafe, dan gerai gelato.
Dari Viva Dash Hotel, tamu dapat berjalan kaki menuju Pantai Petitenget atau Potato Head Beach Club dalam waktu sekitar tiga menit, sedangkan menuju Seminyak Square hanya memerlukan waktu sekitar 15 menit berjalan kaki.***