Kuliner Bandung Punya Warisan Rasa Sejak 1972, Ayam Goreng Kurnia Masih Jadi Buruan

photo author
Yiyin Sulastri, Media Priangan
- Selasa, 11 Agustus 2026 | 19:05 WIB
Kuliner Bandung memiliki kuliner legendaris Bandung sejak 1972. Ayam Goreng Kurnia menjaga rasa ayam gurih, sambal khas, lalapan, dan suasana otentik. (Instagram/foodgallerybdg)
Kuliner Bandung memiliki kuliner legendaris Bandung sejak 1972. Ayam Goreng Kurnia menjaga rasa ayam gurih, sambal khas, lalapan, dan suasana otentik. (Instagram/foodgallerybdg)

 

BANDUNG, Mediapriangan.com - Berburu kuliner di Bandung tidak selalu harus berakhir di tempat makan yang sedang viral. Di antara banyaknya pilihan, ada sejumlah tempat yang justru bertahan karena mampu menjaga rasa dan tradisi selama puluhan tahun.

Salah satunya adalah Ayam Goreng Kurnia. Rumah makan ini telah menjadi bagian dari perjalanan kuliner Bandung sejak 1972 dan sampai sekarang masih mempertahankan sajian ayam goreng dengan racikan tradisional.

Usia panjang tersebut membuat Ayam Goreng Kurnia masuk dalam jajaran kuliner legendaris Bandung yang menarik untuk dicoba, terutama bagi pencinta hidangan sederhana dengan cita rasa khas.

Baca Juga: Siomay Bandung yang Bikin Penasaran, Baso Tahu Tulen, Shin Chan dan Baso Tahu Lina, Mana Favoritmu?

Yang menjadi pembeda terdapat pada proses pengolahan ayam. Daging yang digunakan berupa ayam pejantan segar dengan berat sekitar 8,5 ons. Ayam tersebut terlebih dahulu diungkep menggunakan bumbu kuning dan berbagai rempah.

Proses tersebut membuat bumbu meresap ke dalam daging sebelum ayam digoreng. Hasilnya adalah hidangan dengan cita rasa gurih yang menjadi salah satu karakter utama Ayam Goreng Kurnia.

Bagi wisatawan yang tengah mencari kuliner Bandung dengan konsep sederhana tetapi memiliki cerita panjang, tempat ini bisa menjadi salah satu pilihan. Menu yang ditawarkan pun tidak hanya berupa ayam goreng.

Baca Juga: Turun di Stasiun Bandung? Ini 4 Rekomendasi Wisata Kuliner yang Wajib Dicoba  

Pengunjung dapat melengkapi hidangan dengan sejumlah lauk seperti usus, ampela, tahu, dan tempe. Sajian tersebut semakin lengkap ketika disantap bersama sambal khas dan lalapan segar.

Kombinasi ayam goreng, sambal, serta lalapan memberikan pengalaman makan yang sederhana sekaligus otentik. Konsep seperti inilah yang membuat kuliner legendaris Bandung tetap memiliki daya tarik di tengah bermunculannya berbagai tempat makan dengan konsep modern.

Warisan keluarga

Di balik keberlangsungan Ayam Goreng Kurnia terdapat peran generasi penerus. Saat ini, usaha tersebut dikelola oleh generasi kedua, Ibu Nung Syarifah, yang melanjutkan usaha peninggalan ayahnya.

Baca Juga: Bosan dengan Oleh-oleh Bandung yang Itu-itu Saja? Ini 3 Kuliner Unik dan Viral, Ada Kuotie hingga Risol Bunzi

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Budi Raspati

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X