Cara memasak menggunakan tungku arang turut menjadi bagian dari daya tarik Bakmi Mbah Mo.
Bagi pencinta wisata kuliner yang ingin menikmati hidangan dengan sentuhan tradisional, tempat ini menawarkan pengalaman makan yang lekat dengan suasana masa lalu.
Bakmi Mbah Mo juga memperkuat karakter kuliner malam Jogja yang tidak hanya mengandalkan rasa, tetapi turut mempertahankan cara pengolahan tradisional.
4. Nasi Teri Pojok Gejayan
Pilihan berikutnya hadir dengan konsep sederhana, tetapi menjadi incaran mahasiswa dan wisatawan yang ingin makan hemat.
Nasi Teri Pojok Gejayan menyajikan nasi hangat dengan sambal pedas serta teri goreng yang renyah.
Kombinasi sederhana tersebut menjadi daya tarik tersendiri. Nasi, sambal, dan teri berpadu menjadi menu yang mengenyangkan tanpa membutuhkan biaya besar.
Baca Juga: Wisata Kuliner Tangerang Rasa Jogja, Omah Yung Ginah Suguhkan Suasana Jadul dan Menu Prasmanan
Lokasinya yang berada dekat kawasan kampus turut membuat Nasi Teri Pojok Gejayan dikenal sebagai salah satu pilihan kuliner malam bagi mahasiswa.
Tempat ini juga buka hingga larut malam sehingga dapat menjadi alternatif bagi mereka yang mencari makanan setelah aktivitas malam hari.
Dalam wisata kuliner Jogja, Nasi Teri Pojok Gejayan memperlihatkan bahwa hidangan sederhana tetap dapat menjadi tujuan kuliner ketika rasa, harga, dan waktu operasional menjadi pertimbangan.***