YOGYAKARTA, Mediapriangan.com - Yogyakarta atau Jogja tidak hanya dikenal melalui destinasi wisata dan ragam makanan kekinian. Di sejumlah sudut kota, masih terdapat tempat makan yang bertahan selama puluhan tahun dan menyimpan cerita dari generasi ke generasi.
Jejak panjang tersebut membuat wisata kuliner di Jogja memiliki daya tarik tersendiri. Pengunjung tidak sekadar datang untuk menikmati makanan, tetapi juga bisa mengenal perjalanan sebuah usaha kuliner yang telah melewati perubahan zaman.
Beberapa di antaranya bahkan telah berdiri sejak era kolonial. Ada pula tempat makan yang memiliki cerita historis karena disebut pernah menyajikan hidangan untuk Pangeran Diponegoro.
Baca Juga: Wisata Kuliner Yogyakarta, 4 Tempat Ngopi Unik dari Rumah Joglo hingga Tengah Hutan yang Bikin Betah
Berikut tiga tempat makan tua di Jogja yang masih bertahan dan menjadi bagian dari kuliner legendaris hingga sekarang.
Warung Bu Spoed
Usianya yang telah mencapai lebih dari satu abad membuat Warung Bu Spoed menjadi salah satu tujuan wisata kuliner bagi mereka yang ingin merasakan hidangan dengan resep turun-temurun.
Warung ini telah berdiri sejak 1920. Meski mengusung konsep sederhana, keberadaannya tetap bertahan dan menarik pelanggan dari berbagai generasi.
Salah satu daya tariknya adalah pilihan lauk yang mencapai lebih dari 60 jenis setiap hari. Pengunjung dapat menemukan beragam menu, mulai dari empal goreng hingga paru crispy.
Resep yang digunakan masih dipertahankan dan diwariskan dari generasi pertama hingga generasi ketiga. Konsep prasmanan menjadi bagian dari pengalaman makan di tempat ini karena pengunjung dapat menentukan sendiri lauk yang ingin disantap.