Ayam Goreng Mbok Berek
Bagi pencari tempat makan dengan cerita sejarah yang panjang, Ayam Goreng Mbok Berek memiliki kisah yang cukup menarik.
Usaha kuliner ini disebut telah ada sebelum Indonesia merdeka dan memiliki cerita pernah melayani Pangeran Diponegoro ketika masa perang.
Pada masa awal berdirinya, Mbok Berek justru menyajikan ayam bakar. Penggunaan minyak goreng ketika itu belum umum sehingga pengolahan ayam dilakukan dengan cara dibakar.
Seiring perkembangan zaman, sajian ayam goreng kemudian menjadi identitas utama. Ayam goreng kremes Mbok Berek bahkan dikenal sebagai salah satu pelopor ayam goreng kremes di Indonesia.
Ayam yang empuk dipadukan dengan kremesan renyah serta sambal menjadi sajian yang membuat nama Mbok Berek terus dikenal dalam wisata kuliner Jogja.
Porsinya tersedia mulai dari setengah ekor hingga satu ekor. Untuk satu ekor ayam, harganya mulai sekitar Rp120.000-an.
Baca Juga: Tsuka Ramen Tebet Jakarta Selatan, Kuliner Jepang Murah dengan Menu Ramen di Bawah Rp30 Ribu
Selain ayam goreng kremes, tersedia pula nasi rames dan nasi gudeg yang menjadi pilihan lain bagi pengunjung.
Keberadaan Warung Bu Spoed, Soto Kadipiro, dan Ayam Goreng Mbok Berek memperlihatkan bagaimana sebuah tempat makan dapat bertahan melewati perubahan zaman.
Masing-masing memiliki resep, cara penyajian, serta cerita yang membuatnya tetap dikenal sebagai kuliner legendaris di Jogja.***