SEMARANG, Mediapriangan.com - Lumpia dengan isian rebung, es puter berbahan santan, hingga tahu gimbal bersaus kacang menjadi bagian dari kekayaan kuliner Semarang, Jawa Tengah.
Ketiganya memiliki karakter rasa berbeda dan dikenal sebagai sajian yang lekat dengan tradisi makan masyarakat setempat.
Bagi wisatawan yang ingin menjelajahi kuliner Kota Atlas, sejumlah tempat makan legendaris bisa menjadi tujuan untuk mengenal cita rasa yang bertahan lintas generasi.
Selain menawarkan makanan khas, tempat-tempat tersebut juga menyimpan cerita tentang perkembangan kuliner dan perpaduan budaya di Semarang.
Berikut tiga tempat makan legendaris di Semarang yang bisa masuk dalam daftar wisata kuliner.
1. Lumpia Gang Lombok, Kuliner Perpaduan Budaya Tionghoa dan Jawa
Lumpia menjadi salah satu makanan yang paling identik dengan Semarang. Kuliner ini berkembang dari perpaduan tradisi memasak Tionghoa dan Jawa, menghasilkan sajian dengan isian gurih yang dibungkus kulit tipis.
Salah satu tempat yang dikenal menjual makanan tersebut adalah Lumpia Gang Lombok di kawasan Gang Lombok Nomor 11, Semarang.
Lumpia di tempat ini tersedia dalam pilihan goreng dan basah. Isiannya menggunakan rebung yang dipadukan dengan bahan lain, seperti telur, ayam, atau udang.
Baca Juga: Rumah Makan Lumpia Semarang di Bandung, Obati Rindu Kuliner Khas Semarang yang Melegenda
Perbedaan cara penyajian menghasilkan tekstur yang khas, mulai dari kulit renyah pada lumpia goreng hingga sensasi lembut pada varian basah.
Sajian ini biasanya dilengkapi saus bercita rasa manis gurih dan acar untuk menambah kesegaran. Perpaduan tersebut membuat lumpia cocok disantap langsung maupun dibawa sebagai buah tangan.