Mediapriangan.com - Hujan deras yang mengguyur wilayah Kabupaten Tasikmalaya pada Minggu, 3 Agustus 2025, menyebabkan berbagai bencana hidrometeorologi seperti banjir, longsor termasuk rumah roboh.
Banjir terjadi di beberapa lokasi, antara lain di Kampung Sentral RT 04 RW 02 Desa Cikunten Kecamatan Singaparna, yang berdampak pada 50 KK dengan ketinggian air sekitar 1 meter.
Kemudian di Kampung Jagawaras RT 06 RW 09 Desa Cikunten Kecamatan Singaparna, yang mengakibatkan 10 rumah terendam dengan ketinggian air sekitar 1 hingga 2 meter.
Baca Juga: Lamban Tangani Kasus Dugaan Korupsi, Kantor Kejari Kabupaten Tasikmalaya Digeruduk Massa Fortabes
Selanjutnya di Kampung Cilembu RT 08 RW 03 Desa Cikunten Kecamatan Singaparna, mengakibatkan satu rumah rusak berat dan tujuh rumah terendam.
Ketua FK Tagana Kabupaten Tasikmalaya, Jembar Adisetya mengatakan, sebagian warga yang terdampak telah mengungsi ke rumah tetangga di tempat yang lebih aman.
"Tim penanganan bencana telah melakukan verifikasi lapangan dan evakuasi warga yang terdampak. Unsur yang terlibat dalam penanganan bencana ini antara lain Basarnas, BPBD, Tagana, dan Pemdes setempat," terang Jembar, Senin, 4 Agustus 2025.
Sementara itu, longsor terjadi di beberapa lokasi, termasuk Kampung Tarikolot Desa Sukaherang Kecamatan Singaparna, yang menyebabkan akses jalan lumpuh dan 1 warung rusak berat terbawa oleh material longsor.
Sedangkan di Kampung Ciburaleng RT 05 RW 03 Desa Cidugaleun Kecamatan Cigalontang, longsor menyebabkan tiga orang terdampak, seorang anak usia 9 tahun meninggal dunia, dan dua orang dirujuk ke rumah sakit.
Selain di dua lokasi itu kata Jembar, longsor juga terjadi di Jalan Citengek penghubung Desa Tanjungkarang, Kecamatan Cigalontang dan Salawu Kabupaten Tasikmalaya, yang berdampak pada fasilitas umum.
Baca Juga: Masyarakat Mangunreja Kabupaten Tasikmalaya Minta Perbaikan Infrastruktur Jadi Prioritas
"Adapun longsor di Kampung Cijelereun RT 18 RW 09 Desa Neglasari Kecamatan Salawu, empat orang terdampak, dua orang ditangani di Puskesmas dan dua orang dibawa ke RSUD KHZ Musthafa," jelas Jembar.
Artikel Terkait
Gunung Marapi Erupsi Hebat, Kolom Abu Capai 1.600 Meter, Warga Diminta Waspada dan Menjauh dari Radius 3 Km!
Mengendus Aroma KKN, Fortabes Lapor Ke Kejaksaan Negeri Kabupaten Tasikmalaya
Kebijakan Pemprov Jabar Soal Hibah Pesantren Disorot Saat Reses H. Arip Rachman di Sariwangi, Kabupaten Tasikmalaya
500 Kios Ludes Dilalap Api di Pasar Taman Puring, 35 Unit Damkar Dikerahkan, 4 Tahanan Polsek Ikut Dievakuasi!
Peringatan Tsunami Guncang Hokkaido Jepang, Pegawai dan Turis Panik Naik Gedung Tinggi Selamatkan Diri
Gunung Lewotobi Laki-Laki Meletus Hebat, Kolom Abu 10 Ribu Meter dan Langit Memerah Gegerkan Warga NTT