Tragedi Longsor Trenggalek, Suami-Istri dan Dua Anak Tewas Tertimbun, Satu Anggota Keluarga Selamat

photo author
Budi Raspati, Media Priangan
- Senin, 3 November 2025 | 06:21 WIB
Polisi ungkap kronologi tragedi longsor di Desa Depok, Trenggalek, yang menewaskan empat anggota keluarga. (youTube/Polda Metro Jaya)
Polisi ungkap kronologi tragedi longsor di Desa Depok, Trenggalek, yang menewaskan empat anggota keluarga. (youTube/Polda Metro Jaya)

Mediapriangan.com - Hujan deras yang mengguyur Desa Depok, Kecamatan Bendungan, Kabupaten Trenggalek, Jawa Timur, pada Sabtu (1/11/2025) malam, menyebabkan tebing setinggi 25 meter di belakang sebuah rumah warga ambruk. Bencana longsor Trenggalek itu menelan lima korban dari satu keluarga, empat di antaranya meninggal dunia.

Kepala Pelaksana BPBD Trenggalek, Stefanus Triadi Atmono, menyebut empat korban tewas telah ditemukan, sementara satu anggota keluarga lainnya berhasil diselamatkan meski mengalami luka-luka.

“Dua korban meninggal dan satu korban selamat berhasil dievakuasi pada Sabtu malam sekitar pukul 22.30 WIB,” tutur Triadi kepada awak media di Trenggalek, Minggu (2/11/2025).

“Sementara dua korban meninggal lainnya ditemukan Minggu pagi sekitar pukul 08.40 WIB dan 09.20 WIB,” imbuhnya.

Baca Juga: Pohon Tumbang Tutup Akses Puskesmas Sariwangi Kabupaten Tasikmalaya, Listrik Sempat Terputus

Longsor Terjadi Saat Hujan Deras Guyur Malam Hari

Menurut laporan BPBD Trenggalek, peristiwa longsor Trenggalek terjadi sekitar pukul 21.00 WIB ketika hujan deras mengguyur selama berjam-jam. Tebing di belakang rumah Sarip (60) tiba-tiba ambrol dan menimbun bangunan yang dihuni lima orang dari satu keluarga.

“Sekitar pukul 22.00 WIB operasi pencarian dan evakuasi mulai dilakukan,” ujar Stefanus.

“Hasilnya, tiga warga ditemukan, dua dalam kondisi meninggal dunia dan satu selamat, namun mengalami luka-luka akibat tertimpa atap rumah,” sambungnya.

Baca Juga: Tiga Nama Calon Direksi Perumda Air Minum Tirta Sukapura Akhirnya Terpilih, Siapa yang Akan Dipilih Bupati Tasikmalaya?

Pencarian sempat dihentikan dini hari karena hujan belum reda dan kondisi tanah masih labil. Operasi dilanjutkan Minggu pagi sekitar pukul 07.00 WIB, hingga akhirnya dua korban terakhir ditemukan tertimbun material setebal 1,5 meter.

“Dengan ditemukannya korban Fajar, maka lima korban tanah longsor di Depok ini sudah berhasil ditemukan semua. Empat korban meninggal dunia dan satu korban selamat,” ungkap Stefanus.

Evakuasi dan Imbauan Waspada Potensi Longsor

Tim gabungan dari BPBD Trenggalek, SAR, TNI, Polri, dan relawan dikerahkan ke lokasi sejak malam kejadian. Korban selamat, Wijianto (30), ditemukan dalam kondisi luka-luka dan segera dibawa ke RSUD dr. Soedomo Trenggalek untuk perawatan medis.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Budi Raspati

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X