CIAMIS, Mediapriangan.com - Perayaan Hari Jadi Ciamis ke-384 tidak hanya diisi agenda seremonial pemerintahan. Di tengah semangat memperingati perjalanan panjang Kabupaten Ciamis, berbagai upaya pelestarian budaya lokal juga mendapat ruang untuk tampil dan diapresiasi masyarakat.
Salah satu kegiatan yang menyedot perhatian warga berlangsung di kawasan Lembur Galuh, Desa Sukamaju, Kecamatan Baregbeg. Anggota DPRD Provinsi Jawa Barat, Haji Didi Sukardi, S.E., menginisiasi pagelaran seni budaya Sunda yang menghadirkan beragam kesenian tradisional sebagai bagian dari rangkaian Hari Jadi Ciamis.
Kegiatan yang digelar pada Jumat, 19 Juni 2026 tersebut menjadi ajang berkumpulnya masyarakat untuk menikmati kekayaan budaya daerah. Alunan musik calung yang khas berpadu dengan pertunjukan pencak silat tradisional, menciptakan suasana meriah sekaligus memperlihatkan kuatnya identitas budaya Tatar Galuh yang masih terjaga hingga saat ini.
Antusiasme masyarakat terlihat sepanjang acara berlangsung. Warga dari berbagai kalangan memadati lokasi untuk menyaksikan pertunjukan yang menampilkan seni budaya Sunda sebagai warisan yang tetap relevan di tengah perkembangan zaman.
Bagi Didi Sukardi, penyelenggaraan kegiatan tersebut memiliki makna lebih dari sekadar hiburan. Menurutnya, pelestarian budaya harus menjadi tanggung jawab bersama agar nilai-nilai tradisi yang diwariskan para leluhur tidak hilang ditelan arus modernisasi.
“Melalui kegiatan ini, kami ingin mengajak generasi muda untuk lebih mencintai dan melestarikan budaya Sunda. Seni seperti calung dan pencak silat adalah warisan leluhur yang wajib kita wariskan,” ujar KDS, Minggu, 21 Juni 2026.
Dalam pandangannya, seni budaya Sunda memiliki peran penting dalam membentuk karakter masyarakat sekaligus memperkuat identitas daerah. Karena itu, momentum Hari Jadi Ciamis dinilai tepat untuk mengingatkan kembali pentingnya menjaga dan mengembangkan warisan budaya lokal.
Selain menjadi panggung kesenian, kegiatan tersebut juga dimanfaatkan sebagai sarana menjalin komunikasi yang lebih dekat dengan masyarakat melalui konsep "Sapa Warga".
Melalui interaksi langsung tersebut, berbagai aspirasi dan harapan masyarakat dapat diserap dalam suasana yang lebih santai dan akrab.
Didi Sukardi juga menaruh harapan besar terhadap pengembangan Lembur Galuh di masa mendatang. Menurutnya, kawasan tersebut memiliki potensi untuk berkembang menjadi pusat pelestarian budaya yang tidak hanya dikenal di Kabupaten Ciamis, tetapi juga di tingkat regional.
Keberadaan Lembur Galuh sebagai ruang aktivitas seni dan budaya dinilai dapat memberikan dampak berkelanjutan bagi masyarakat.
Artikel Terkait
Anggota DPRD Jawa Barat Didi Sukardi Siapkan Posko Mudik Lebaran 2026 di Ciamis, Fasilitas Gratis Disediakan
Anggota DPRD Jawa Barat Didi Sukardi Apresiasi Aksi Berbagi di Kabupaten Ciamis Lewat Ifthar On The Road
Anggota DPRD Jawa Barat Didi Sukardi Dorong Peran Pemuda di Kabupaten Ciamis dalam Silaturahim Garuda Keadilan
Anggota DPRD Jabar Didi Sukardi Angkat Peran Pesantren Cikanyere di Milad ke-171, Soroti Pendidikan Keagamaan
Halal Bihalal DPD PKS Kabupaten Ciamis Dihadiri Anggota DPRD Jawa Barat Didi Sukardi, Tekankan Soliditas Kader
Didi Sukardi Dukung Sekolah Keluarga PKS Ciamis untuk Perkuat Ketahanan dan Ekonomi Keluarga