Diduga Berawal dari Puntung Rokok, Kebakaran Lahan Satu Hektare di Sukaresik Berhasil Dicegah Meluas

photo author
Dede Farhan Kamil, Media Priangan
- Senin, 3 Agustus 2026 | 14:35 WIB
Petugas gabungan TAGANA, Damkar, BPBD, Polsek Sukaresik, TNI, bersama perangkat Desa Sukaratu, berjibaku memadamkan kebakaran di lahan kering di Desa Sukaratu, Kecamatan Sukaresik, Kabupaten Tasikmalaya (Dok. Damkar)
Petugas gabungan TAGANA, Damkar, BPBD, Polsek Sukaresik, TNI, bersama perangkat Desa Sukaratu, berjibaku memadamkan kebakaran di lahan kering di Desa Sukaratu, Kecamatan Sukaresik, Kabupaten Tasikmalaya (Dok. Damkar)

 

TASIKMALAYA, Mediapriangan.com - Musim kemarau kembali memicu kebakaran lahan di Kabupaten Tasikmalaya. Kali ini, lahan kering yang ditumbuhi rumput alang-alang seluas sekitar satu hektare di Kampung Jamana, RT 01 RW 05, Desa Sukaratu, Kecamatan Sukaresik, hangus dilalap api, Senin (3/8/2026) pagi.

Beruntung, kobaran api yang berpotensi merembet ke lahan perkebunan milik warga berhasil dikendalikan berkat respons cepat tim gabungan yang turun langsung ke lokasi.

Ketua Forum Koordinasi (FK) Taruna Siaga Bencana (Tagana) Kabupaten Tasikmalaya, Jembar Adisetya, mengatakan kebakaran terjadi sekitar pukul 08.30 WIB. Berdasarkan dugaan sementara, api dipicu oleh puntung rokok yang dibuang sembarangan di area lahan kering yang sangat mudah terbakar akibat cuaca panas dan minimnya curah hujan.

Baca Juga: 3 Tempat Makan Pangandaran yang Bikin Penasaran, Ada Soto Jarkomi hingga Seafood, Mana yang Paling Menggoda?

"Kondisi alang-alang yang mengering membuat api dengan cepat membesar. Dugaan sementara kebakaran dipicu oleh puntung rokok," ujar Jembar.

Menerima laporan dari warga, personel gabungan yang terdiri atas Tagana, Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar), Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), Polsek Sukaresik, TNI, serta perangkat Desa Sukaratu langsung bergerak melakukan pemadaman.

Dengan mengerahkan armada truk tangki air, petugas berjibaku memadamkan kobaran api agar tidak menjalar ke lahan perkebunan maupun kawasan yang lebih luas. Upaya tersebut membuahkan hasil, sehingga api berhasil dikendalikan sebelum menimbulkan kerusakan yang lebih besar.

Baca Juga: Kebakaran TPS Kramat Jati Tewaskan Petugas Damkar, Warga Soroti Sampah Ilegal dan Lambannya Penanganan

Meski sekitar satu hektare lahan alang-alang terbakar, tidak ada laporan mengenai korban jiwa maupun kerusakan pada permukiman warga. Kecepatan koordinasi antarinstansi dinilai menjadi faktor penting dalam mencegah meluasnya kebakaran.

Setelah api berhasil dipadamkan, tim gabungan melanjutkan proses pendinginan dan penyisiran di seluruh area terdampak sesuai standar operasional prosedur (SOP). Langkah ini dilakukan untuk memastikan tidak ada bara api yang masih tersisa dan berpotensi memicu kebakaran susulan.

Jembar menambahkan, informasi awal mengenai peristiwa tersebut diterima dari warga bernama Asep Yusup yang segera melaporkan kejadian kepada petugas sehingga penanganan dapat dilakukan lebih cepat.

Baca Juga: KMP Mutiara Sentosa 2 Terbakar di Sumenep, 5 Tewas dan Puluhan Masih Dicari, Bagaimana Kronologinya?

Hingga proses penanganan selesai, kondisi di lokasi dinyatakan aman dan terkendali.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Budi Raspati

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X