PALEMBANG, Mediapriangan.com - Keluhan warga tentang sulitnya mendapatkan udara bersih kembali bermunculan di media sosial saat kabut asap menyelimuti Palembang, Sumatera Selatan, Sabtu, 10 Oktober 2026.
Sejumlah warga mengaku kondisi tersebut telah berlangsung selama berbulan-bulan, dengan kualitas udara yang dinilai semakin mengkhawatirkan.
Salah satu unggahan di Threads memperlihatkan kondisi Palembang pada pagi hari sekitar pukul 06.30 WIB. Pengunggah juga membagikan tangkapan layar Indeks Standar Pencemaran Udara (ISPU) yang menunjukkan angka 1.203.
“Inilah kondisi pagi ini, 10 Oktober 2026 di Palembang jam 06.30 WIB dengan jarak pandang ya begitulah,” tulis akun Threads @turning_poin.
Baca Juga: Hari Kesehatan Mental Sedunia 2026, Tema Pengalaman Hidup Didengar dan Maknanya, Simak Sejarahnya
Angka tersebut jauh melampaui ambang kategori berbahaya. Berdasarkan keterangan Kementerian Lingkungan Hidup yang dicantumkan dalam informasi tersebut, ISPU kategori baik berada pada rentang 0-50, sedangkan kategori berbahaya dimulai pada angka di atas 300.
Kondisi kabut asap Palembang juga memicu kekhawatiran warga terhadap dampak kesehatan dan aktivitas sehari-hari. Keluhan serupa disampaikan pengguna Threads yang menyebut kawasan KM 10 mengalami krisis udara segar.
“Tolong!! Daerah KM 10 krisis udara segar, nak bernapas aja harus ngehirup asap pekat ini. Palembang benar-benar darurat. Ini Sabtu,10 Oktober 2026,” tulis akun @nes****i.
Warga lainnya mengaku telah menghirup udara tercemar selama lebih dari tiga bulan. Ia menyebut dua pekan terakhir sebagai periode terparah yang dirasakannya.
“Sabtu 10 Oktober 2026. 2 minggu terakhir terparah, kalau ga bisa atasin sendiri kenapa ga minta bantuan luar. Apa yang di atas sana paru-parunya dari besi ya? Kami ini hirup udara kotor udah 3 bulan lebih Pak,” tulis akun @cin*****a.
Akun tersebut juga menyoroti kondisi kelompok rentan yang dinilai lebih berisiko terdampak pencemaran udara.
“Kasihan yang balita, anak-anak, bumil dan lansia, yang dewasa aja udah megap-megap. Terburuk sepanjang masa ini,” imbuhnya.
Artikel Terkait
Guru Ponpes Bekasi Jadi Tersangka Kekerasan Seksual, Lebih dari 10 Orang Diduga Jadi Korban
Yancy Kindelan Incar Jejak Gisele Silva di Liga Voli Korea, Dua Bintang Kuba Siap Bersaing sengit
Jadwal Voli Korea KOVO Cup 2026, Megawati Hangestri Main 14 Oktober, Cek Jam Tayang dan Siaran Langsung
Perkuat Fungsi Masjid, PD DMI Kota Tasikmalaya Gelar Program Akademi Kader Masjid
FOSSMA Tasikmalaya Gelar Musker I, Bidik Persoalan Sosial hingga Masa Depan Kota yang Lebih Maju, Sejahtera dan Religius
PREDICTIVE Exhibition Vol. 3 UPI Tasikmalaya Pamerkan Karya Internasional, Limbah Disulap Jadi Produk Kreatif