TASIKMALAYA, Mediapriangan.com - Mahasiswa Program Studi Desain Produk Industri Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) Kampus Tasikmalaya menggelar pameran PREDICTIVE Exhibition Vol. 3 di Gedung Creative Center (GCC) Dadaha, Kota Tasikmalaya, Sabtu (10/10/2026).
Pameran yang berlangsung selama dua hari, 10-11 Oktober 2026, ini menghadirkan beragam karya inovatif dan menjadi ruang apresiasi, kolaborasi, sekaligus pertukaran gagasan di bidang desain produk yang mampu mengangkat proses kreatif, inovasi, serta cerita di balik setiap karya yang dipamerkan.
Pembukaan kegiatan pameran dihadiri Kepala Dinas KUMKM Perindustrian dan Perdagangan (Perindag) Kota Tasikmalaya, Sofian Zaenal Mutaqien, perwakilan Dinas Kepemudaan, Olahraga, Kebudayaan dan Pariwisata (Disporbudpar), Dinas Lingkungan Hidup, Dinas Pendidikan, serta Ketua Umum BPC HIPMI Kota Tasikmalaya, Arif Hidayat.
Kegiatan berskala internasional tersebut mengusung tema Beyond the Object yang mengajak masyarakat, khususnya generasi muda, untuk melihat potensi limbah sebagai bahan yang memiliki nilai guna dan nilai tambah melalui kreativitas desain.
Ketua Pelaksana kegiatan, Sultan Asyad Baihaki, mengatakan PREDICTIVE Exhibition Vol. 3 menghadirkan berbagai agenda yang tidak hanya menampilkan karya, tetapi juga membuka ruang pembelajaran dan interaksi bagi pengunjung.
"PREDICTIVE Ekhibition Vol. 3, menghadirkan sejumlah agenda kegiatan meliputi pembukaan ekhibition, kuliah umum, talkshow, ada workshop juga, dan yang lainnya," kata Sultan.
Menurut Sultan, rangkaian kegiatan tersebut diharapkan dapat memperluas wawasan pengunjung mengenai perkembangan desain produk sekaligus mendorong lahirnya gagasan kreatif dari kalangan mahasiswa.
Sultan menjelaskan, salah satu daya tarik PREDICTIVE Exhibition Vol. 3 adalah beragam karya yang memanfaatkan limbah sebagai material utama. Karya-karya tersebut dapat dinikmati pengunjung di lantai satu dan dua GCC Dadaha.
Selain karya mahasiswa, pameran ini turut menampilkan karya dari partisipan luar negeri, karya dosen, hingga hasil tugas akhir mahasiswa.
"Ada karya dari luar negeri, terus ada karya partisipan, kemudian ada karya dari dosen,," ucapnya.
Melalui karya-karya tersebut, kata Sultan, pengunjung diajak melihat bahwa desain produk tidak sekadar berkaitan dengan bentuk dan fungsi suatu benda.
Artikel Terkait
Payung Geulis Kota Tasikmalaya Dibuat Lebih Inovatif, Model 8 Jari-jari Jadi Harapan Baru Para Perajin
HIPMI Kota Tasikmalaya Matangkan MUSCAB VI, RBPL Bentuk SC dan OC untuk Kawal Tahapan Organisasi
32 Paralegal Kota Tasikmalaya Terima Sertifikat, Diky Chandra Dorong Jadi Jembatan Bantuan Hukum
Kota Tasikmalaya Kembali Jadi Terbaik Jawa-Bali, TPID Award 2026 Pertahankan Prestasi Dua Tahun Beruntun
Milangkala ke-4 Panglawungan Ambu Midang di Kota Tasikmalaya, Ratusan Ambu Tampilkan Tradisi Budaya Sunda
Dugaan Bullying di SMAN 3 Kota Tasikmalaya, Polisi Dalami Tradisi Senioritas yang Berlangsung Belasan Tahun