peristiwa

Blok Tegal Alun Gunung Papandayan Kabupaten Garut Dilanda Kebakaran, Antisipasi dan Upaya Pemadaman Berlanjut

Senin, 23 Oktober 2023 | 10:42 WIB
Blok Tegal Alun Gunung Papandayan Kabupaten Garut Dilanda Kebakaran sejak kemarin, Minggu, 22 Oktober 2023. (Kominfo Garut)

Mediapriangan.com - Blok Tegal Alun di Gunung Papandayan, Kabupaten Garut, menjadi sasaran kebakaran pada Minggu, 22 Oktober 2023.

Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Garut, Aah Anwar Saepuloh, memberikan konfirmasi resmi terkait kebakaran Gunung Papandayan ini.

Ia menjelaskan bahwa lokasi kebakaran terletak di jalur puncak Gunung Papandayan yang cukup terpencil dan jauh dari pemukiman warga.

Baca Juga: Gempa Bumi Dengan 5,6 Magnitudo Guncang Kabupaten Garut, Terasa Hingga di Kota Tasikmalaya dan Ciamis

Blok Tegal Alun, yang menjadi fokus kebakaran, mayoritas terdiri dari vegetasi pohon dan semak-semak.

BPBD Kabupaten Garut telah melakukan evaluasi lokasi dan bekerja sama dengan BKSDA Gunung Papandayan.

Namun, karena akses sulit, upaya pemadaman dilakukan secara manual dengan menggunakan jet suter, tanpa dapat memanfaatkan kendaraan dari Disdamkar Kabupaten Garut.

Baca Juga: Insiden Kecelakaan Kereta Api Argo Semeru, Berdampak Keterlambatan Jadwal Keberangkatan Kereta Api Lainnya

BPBD Kabupaten Garut juga melakukan pemantauan intensif dari bawah untuk mencegah penyebaran yang lebih luas.

"Kami juga melakukan pemantauan intensif dari bawah untuk mencegah penyebaran yang lebih luas," dalam keterangan tertulisnya pada Senin 23 Oktober 2023.

Hingga pukul 22.45 WIB pada hari yang sama, nyala api masih belum berhasil dipadamkan, dan petugas terus berupaya menjinakkan api.

Baca Juga: Amukan Api di RSUD dr. Slamet Garut, Pasien Dievakuasi, Pemadaman Kebakaran Sulit Dikarenakan Angin Kencang

Penanganan kebakaran ini melibatkan berbagai pihak, termasuk TNI, Polri, Forkopimcam Cisurupan, BKSD, Tagana Dinsos Garut, Disdamkar Garut, PT. AIL Gunung Papandayan, Resort Gunung Papandayan, dan sejumlah relawan.

Situasi masih terus dipantau untuk mencegah potensi penyebaran yang lebih luas.***

Tags

Terkini