peristiwa

Peringatan Tsunami Guncang Hokkaido Jepang, Pegawai dan Turis Panik Naik Gedung Tinggi Selamatkan Diri

Rabu, 30 Juli 2025 | 19:48 WIB
Tangkapan layar rekaman video amatir yang disebut sebagai gelombang tsunami di pesisir pantai Jepang, pada Rabu, 30 Juli 2025. (X.com/@RizwanShah)

Mediapriangan.com - Hokkaido, Jepang kembali menghadapi situasi darurat setelah gempa berkekuatan magnitudo 8,7 mengguncang lepas pantai semenanjung Kamchatka, Rusia, pada Rabu pagi, 30 Juli 2025.

Getaran gempa besar ini memicu alarm tsunami yang terdengar di sejumlah wilayah, termasuk Kota Kushiro, Hokkaido.

Dalam suasana pagi yang mencekam, peringatan darurat langsung menyebar ke ponsel warga. Seorang pegawai bank bernama Minori Yoshida menjadi saksi bagaimana situasi berubah begitu cepat.

Baca Juga: BMKG Sebut 10 Wilayah RI Berpotensi Terdampak Tsunami Akibat Gempa M8,7 di Kamchatka Rusia, Termasuk Jayapura

Minori bersama rekan-rekannya langsung menuju gedung evakuasi lima lantai milik pemerintah setempat setelah instruksi resmi diumumkan.

Kejadian ini turut menciptakan antrean panjang para pekerja, warga, hingga turis yang berlomba mengamankan diri.

Hanya dalam waktu 30 menit, jumlah orang yang mengungsi di gedung itu meningkat dari 50 menjadi hampir 100 orang. Semuanya menempati lantai atas demi menghindari potensi gelombang tsunami.

Baca Juga: Viral 4 Paus Terdampar di Pantai Chiba Usai Tsunami Terjang Jepang Imbas Gempa Dahsyat M8,7 di Rusia

Meski peringatan sudah biasa diterima warga Jepang, suasana tetap terasa menegangkan. Prosedur evakuasi dijalankan dengan tertib.

Pemerintah lokal pun memastikan kebutuhan dasar seperti air dan sanitasi tetap tersedia di lokasi penampungan.

Gelombang tsunami yang tercatat di beberapa titik memang tidak terlalu besar, berkisar antara 20 hingga 50 sentimeter.

Baca Juga: Tsunami Terjang Hokkaido Usai Gempa 8,7 di Rusia, Jepang Siaga Gelombang Susulan Setinggi 3 Meter

Namun Badan Meteorologi Jepang (JMA) tetap menetapkan status peringatan dan mengingatkan potensi gelombang susulan.

Di beberapa wilayah seperti Ishinomaki, Prefektur Miyagi, ketinggian air sempat mencapai 50 sentimeter. Sementara itu, pantai timur dari Hokkaido hingga Ibaraki juga mencatat gelombang serupa.

Halaman:

Tags

Terkini