peristiwa

Gunung Lewotobi Laki-Laki Meletus Hebat, Kolom Abu 10 Ribu Meter dan Langit Memerah Gegerkan Warga NTT

Sabtu, 2 Agustus 2025 | 04:29 WIB
Penampakan erupsi Gunung Lewotobi Laki-Laki pada 1 Agustus 2025. (magma.vsi.esdm.go.id)

 

Mediapriangan.com - Gunung Lewotobi Laki-Laki kembali memuntahkan material vulkanik secara dahsyat pada Jumat malam, 1 Agustus 2025.

Letusan yang terjadi pada pukul 20.48 WITA ini menghebohkan warga sekitar karena memunculkan kolom abu setinggi 10 ribu meter dari puncak gunung, atau sekitar 12 ribu meter di atas permukaan laut.

“Terjadi erupsi G. Lewotobi Laki-laki pada hari Jumat, 01 Agustus 2025, pukul 20:48 WITA tinggi kolom abu teramati ± 10.000 m di atas puncak,” demikian pernyataan resmi dari Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG).

Baca Juga: Gunung Marapi Erupsi Hebat, Kolom Abu Capai 1.600 Meter, Warga Diminta Waspada dan Menjauh dari Radius 3 Km!

Letusan ini terekam di seismograf dengan amplitudo maksimum sebesar 47,3 mm dan berlangsung selama 220 detik.

Aktivitas vulkanik yang terekam menunjukkan adanya tekanan kuat dari dalam perut bumi, disertai gempa-gempa yang menjadi sinyal awal potensi erupsi besar.

Foto-foto yang dirilis melalui situs resmi Magma Indonesia menunjukkan suasana mengerikan di sekitar gunung.

Baca Juga: 500 Kios Ludes Dilalap Api di Pasar Taman Puring, 35 Unit Damkar Dikerahkan, 4 Tahanan Polsek Ikut Dievakuasi!

Langit tampak memerah akibat pantulan cahaya dari semburan material vulkanik, sementara kolom abu pekat terlihat membumbung tinggi dengan warna kelabu hingga hitam.

Arah sebaran abu tercatat menuju utara, timur laut, dan barat laut. Sementara itu, suara dentuman terdengar cukup keras hingga ke permukiman di radius beberapa kilometer dari kawah.

Sebelum letusan terjadi, petugas di pos pengamatan Gunung Lewotobi Laki-Laki telah mengeluarkan peringatan dini atas meningkatnya aktivitas kegempaan.

Baca Juga: Peringatan Tsunami Guncang Hokkaido Jepang, Pegawai dan Turis Panik Naik Gedung Tinggi Selamatkan Diri

PVMBG pun menetapkan status siaga untuk kawasan di sekitar gunung tersebut.

Halaman:

Tags

Terkini