peristiwa

Fenomena Cahaya Merah Gegerkan Langit Cirebon, BRIN Sebut Meteor, Polisi Pastikan Hanya Nyala Lahan Tebu?

Senin, 6 Oktober 2025 | 21:17 WIB
Mengintip fenomena cahaya merah yang terekam meluncur di langit Cirebon, pada Minggu, 5 Oktober 2025 malam. (X.com/@lambepaklurah)

Polisi Pastikan Bukan Meteor

Berbeda dengan analisa BRIN, Polda Jawa Barat menegaskan fenomena tersebut bukan meteor, melainkan pembakaran lahan tebu di wilayah Desa Sigong, Kecamatan Lemahabang.

“Setelah dilakukan pemeriksaan di sejumlah titik, tidak ditemukan adanya bekas atau jejak benda jatuh di wilayah hukum Polres Cirebon,” kata Kabid Humas Polda Jabar, Kombes Pol Hendra Rochmawan, Senin, 6 Oktober 2025.

Menurut hasil pemeriksaan, petugas justru menemukan lahan tebu yang sengaja dibakar oleh petani sekitar pukul 19.00 WIB, tidak lama setelah cahaya merah itu terlihat. “Lahan tebu tersebut memang sengaja dibakar oleh petani,” tambah Hendra.

Pihak kepolisian pun terus melakukan patroli dan sosialisasi untuk meredam keresahan masyarakat yang muncul akibat viralnya fenomena tersebut. “Kami memastikan situasi tetap aman dan kondusif,” tegasnya.

Baca Juga: Fenomena Ketawa Karier! Humor di Kantor Jadi Senjata Redakan Stres hingga Bangun Tim yang Lebih Solid

Misteri yang Masih Menggantung

Fenomena “cahaya merah” di langit Cirebon kini menjadi perdebatan antara sains dan fakta lapangan. BRIN menyebutnya meteor besar yang meluncur di atmosfer, sementara polisi meyakini hanya nyala api dari pembakaran tebu.

Meski penjelasan sudah diberikan dari berbagai pihak, publik masih menyimpan tanda tanya. Hingga kini, belum ada bukti fisik atau data ilmiah yang benar-benar memastikan asal cahaya merah itu.

Jawaban tentang misteri langit Cirebon pun masih menggantung—seperti cahaya merah yang sempat membelah malam, lalu menghilang tanpa jejak.

Halaman:

Tags

Terkini