TASIKMALAYA, Mediapriangan.com - Program Tasikmalaya CAANG (CerdAs keuANGan) yang digagas Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Tasikmalaya bersama Pemerintah Kota Tasikmalaya mulai menunjukkan dampak nyata.
Hingga Semester I 2026, program literasi keuangan tersebut telah menjangkau lebih dari 58 ribu peserta secara langsung dan diproyeksikan mampu menyentuh lebih dari 98 ribu masyarakat melalui jaringan agen literasi keuangan.
Kepala OJK Tasikmalaya, Nofa Hermawati, mengatakan capaian tersebut diperoleh melalui strategi multiplier effect, yakni membentuk agen literasi keuangan dari berbagai unsur masyarakat agar edukasi terus berkembang secara berkelanjutan.
"Agen literasi keuangan yang telah dibentuk berasal dari penyuluh agama, Babinsa dan anggota Kodim, Karang Taruna, tenaga pendidik, hingga mahasiswa peserta Kuliah Kerja Nyata (KKN) Literasi Keuangan," ujar Nofa.
Menurutnya, para agen tersebut diharapkan menjadi perpanjangan tangan OJK dalam memberikan pemahaman kepada masyarakat mengenai pentingnya menggunakan produk dan layanan jasa keuangan yang legal, aman, serta sesuai kebutuhan.
Selain edukasi secara tatap muka, penyebaran informasi juga dilakukan melalui media digital, videotron milik Pemerintah Kota Tasikmalaya, serta berbagai kanal komunikasi yang dimanfaatkan para agen literasi di lingkungan masing-masing.
Program Tasikmalaya CAANG melibatkan kolaborasi lintas sektor, mulai dari Pemerintah Kota Tasikmalaya, Kementerian Agama, Dinas Pendidikan, TNI, perguruan tinggi, sekolah, pelaku usaha jasa keuangan, organisasi kemasyarakatan, organisasi keagamaan, hingga media massa.
Sasaran program meliputi pelajar, mahasiswa, guru, penyuluh agama, aparat TNI, Karang Taruna, pelaku UMKM, aparatur pemerintah, dan masyarakat umum.
Nofa menegaskan, meningkatnya akses masyarakat terhadap layanan keuangan digital harus diimbangi dengan pemahaman yang memadai agar masyarakat mampu mengelola keuangan secara bijak dan terhindar dari berbagai modus kejahatan keuangan.
Ke depan, OJK Tasikmalaya bersama Pemerintah Kota Tasikmalaya akan terus memperluas jangkauan Program Tasikmalaya CAANG agar menjadi gerakan literasi keuangan yang berkelanjutan sekaligus mendukung pembangunan daerah yang inklusif dan memperkuat kesejahteraan masyarakat.***